300 Unit Rumah Bantuan Kemenpera Telah Dibangun di Merauke

300 Unit Rumah Bantuan Kemenpera Telah Dibangun di Merauke

Pembangunan Bantuan Perumahan di Daerah Veteran Merauke, Papua

Metro Merauke – Sebanyak 300 unit rumah bersubsidi bantuan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) telah dibangun di Kabupaten Merauke, Papua, sejak peletakan batu pertama oleh bupati setempat, Frederikus Gebze, 14 Januari 2017.

Pimpinan Asosiasi Pengembang Rumah Sederhana Sehat Nasional (Apernas) Merauke, Fredik Salima mengatakan, target pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan menengah dan rendah itu sebanyak 1.300 unit. Jika tak ada hambatan, akan rampung dalam beberapa bulan kedepan.

Pembangunannya dilakukan di dua lokasi yakni di belakang perumahan Veteran dan Serapu, Kampung Urumb. Di Veteran, rumah bersubsidi akan dibangun di lahan seluas 14 hektar dan di Serapu di lahan seluas 15 hektar.

“Sesuai aturan kementerian, lahan yang tersedia 40 persen untuk pembangunan fasilitas dan 60 persen untuk pembangunan rumah,” kata Fredik Salima, Jumat (19/5).

Menurutnya, hingga kini dalam membangun rumah bersubsidi itu, pihaknya masih menggunakana dana pribadi, sudah menghabiskan anggaran kurang lebih Rp11 miliar.

“Sudah ada dua ribu orang lebih yang mendaftar untuk memiliki rumah. Sesuai keputusan kementerian, tahun 2015, khusus wilayah Papua, ditambahkan uang muka senilai Rp30 juta per orang, yang ditalangi pemerintah,” ujarnya.

Nantinya kata dia, ketika masyarakat mencicil rumah tipe 36 dengan kurun waktu 20 tahun, harganya akan dikurangi Rp30 juta dari total harga Rp193 juta, sesuai nominal bantuan pemerintah.

“Besaran cicilan disesuaikan dengan umur aktifitas kerja, semakin berumur cicilan semakin besar. Khusus masyarakat non PNS atau TNI/Polri, persyaratannya harus sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Tenaga Kerja selama setahun dan wajib membayar iuran BPJS,” katanya.

Persyaratan lainnya, surat rekomendasi dari distrik atau lurah yang menyatakan calon terdaftar betul-betul berpenghasilan. Kini yang mendaftar, sebagian besar berasal dari kalangan masyarakat (BPJS Tenaga Kerja. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement