Bertemu Pemred Media, Jokowi Bahas Pembangunan Infrastruktur

Bertemu Pemred Media, Jokowi Bahas Pembangunan Infrastruktur

Jokowi bertemu dengan pemred di Istana Merdeka, Jakarta | Foto: Ray Jordan/detikcom

Metro Merauke – Presiden Joko Widodo mengundang para pemimpin redaksi media ke Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu, Jokowi membahas pembangunan infrastruktur oleh pemerintah.

Ada sekitar 30 pemimpin redaksi media, baik online, cetak, maupun televisi, yang hadir. Pertemuan berlangsung di ruang utama Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (17/5).

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi membuka dialog dengan menyinggung soal pembangunan yang telah dilakukan. Jokowi menegaskan masyarakat harus mendapatkan informasi yang benar tentang pembangunan yang pemerintah lakukan.

“Lihat pelabuhan-pelabuhan. Dulu hanya kapal kecil dan kadang-kadang 4 bulan kapalnya nggak nongol karena ombak sangat besar. Sekarang kapal ukuran sedang bisa merapat, akhirnya tinggal masalah pembuatan manajemen untuk schedule kapal bisa datang ke sana. Sekarang sudah dua minggu sekali. Tapi saya minta agar bisa seminggu sekali,” kata Jokowi menyinggung salah satu pembangunan pelabuhan.

Jokowi mengatakan, dengan adanya pembangunan yang dilakukan, aktivitas pelabuhan bisa lebih maksimal.

“Akhirnya, kalau kapal datang rutin, itu pedagang juga datang ke situ. Kecil-kecil, hanya beli pala berapa ton, beli kopra berapa ton, beli cengkih berapa ton, yang dulu nggak bisa barang-barang itu terkirim dengan baik. Sekarang segera rutin bisa disiapkan oleh penduduk,” katanya.

“Hal seperti ini yang juga perlu dibaca. Infrastruktur apa pun itu bisa menggerakkan ekonomi daerah. Petani bisa menjual produknya dengan schedule dan rutinitas yang berakumulasi. Infrastruktur itu membacanya seperti itu,” tambah Jokowi.

Jokowi pun memberikan contoh persoalan pembangunan di Papua. Saat ini pemerintah tengah gencar untuk membangun jalur Trans-Papua. Jika jalan itu selesai dibangun, akan berdampak pada turunnya harga barang di Papua.

“Trans-Papua yang di Wamena, Nduga, Agas, Mamuju. Kalau truk sudah bisa lewat, harga semuanya di Pegunungan Tengah, harganya pasti langsung jatuh. Bagaimana semen sekarang dibawa ke situ pakai pesawat. BBM dibawa ke situ pakai pesawat. Padahal tidak panjang, hanya 287 km. Tapi medannya untuk membuat itu sangat berat sekali. Sangat berat sekali, di atas gunung 3.200, 3.600 (mdpl) sebuah daerah yang sangat tinggi,” jelas Jokowi.

Untuk itu, kata Jokowi, hal-hal yang dilakukan pemerintah seperti itulah yang harus diketahui oleh rakyat.

“Saya kira seperti itu harus diketahui rakyat, pembangunan infrastruktur itu hal yang basic sekali. Dan semua negara, semuanya mengerjakan hal yang sama dengan apa yang kita kerjakan,” katanya.

Jokowi juga menyatakan memerintahkan para menteri agar berfokus mengerjakan pembangunan. “Sehingga konsentrasi anggaran kita memang berada pada infrastruktur itu,” katanya.

Untuk selanjutnya, pertemuan antara Jokowi dan pemimpin redaksi berlangsung tertutup di Istana Merdeka. (jor/imk)

Sumber: Detik

Advertisement