Diduga Beberapa WNA Ilegal Bekerja di Merauke

Diduga Beberapa WNA Ilegal Bekerja di Merauke

Kepala Imigrasi Kabupaten Merauke, Papua, Yan Wely Wiguna

Metro Merauke – Kepala Imigrasi Kabupaten Merauke, Papua, Yan Wely Wiguna menyatakan, pihaknya menduga ada beberapa warga negara asing (WNA) asal Papua Nugini (PNG) masuk secara ilegal ke Kabupaten Merauke, dan bekerja pada perusahaan yang ada di Distrik Muting.

Katanya, dugaan itu muncul setelah pihaknya mendapat informasi, ada beberapa WNA asal PNG yang masuk secara ilegal di Distrik Muting dan bekerja pada PT BIA serta PT PAL.

“Ini harus segera ditertibkan. Namun kami belum tahu pasti jumlahnya. Kami hanya mendata WNA yang masuk secara resmi. Kami hanya menjaga pintu, bukan pagar perbatasan. Jadi, tak bisa mengetahui secara jelas warga PNG yang masuk secara ilegal,” katanya kepada wartawan, Rabu (17/5).

Untuk menghindari pelintas batas ilegal dari negara tetangga, PNG menurut Yan, perlu dibangun pos bersama di beberapa tempat. Meski sudah ada pos bersama di Distrik Sota dan telah dimanfaatkan, namun butuh penambahan beberapa pos lain di sejumlah tempat seperti Muting.

“Ini agar dapat mendeteksi dan mengetahui keberadaan warga PNG yang masuk,” ujarnya.

Ia mengatakan, telah ada pertemuan bersama sejumlah instansi, termasuk pemerintah, membicarakan rencana pembangunan pos bersama di sejumlah titik.

“Pada prinsipnya, kami perlu berkoordinasi dan komunikasi terlebih dahulu bersama Pemkab Merauke, guna pembangunan sejumlah pos,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement