Berawal dari Goyang Pesta Hingga Youtube, Kini “Turun Naik” Populer

Berawal dari Goyang Pesta Hingga Youtube, Kini “Turun Naik” Populer

Manager RPM Jakarta, Yoram Yacob (kiri) Foto Bersama Bupati Merauke, Freddy Gebze (tengah) dan Tiga Pencipta yang juga Pelantun Lagu "Oles Turun Naik"

Metro Merauke – Tiga mahasiswa asal Kabupaten Merauke, Papua, Christian/DC, Theo Neo dan Hendrik KT, tak menyangka lagu berjudul Oles Turun Naik atau lebih dikenal dengan Turun Naik yang mereka ciptakan dan nyanyikan akan populer seperti sekarang ini. Digandrungi masyarakat tidak hanya dalam negeri, namun hingga ke negara lain.

Christian/DC mengatakan, ia dan kedua rekannya menciptakan lagu Turun Naik, terinspirasi dari cara bergoyang anak-anak muda di Merauke dalam suatu pesta.

“Kami melihat macam dorang (mereka) kalau goyang turun naik menarik perhatian. Saya terinspirasi menyusun kata-kata untuk membuat sebuah lagu. Aransemen musik rapnya, saya dibantu kedua teman saya,” kata Christian di Merauke, Sabtu (13/5).

Setelah lagu ciptaan mereka rampung, salah satu grup dance di Jayapura menggunakannya. Grup dance itu kemudian mengunggahnya ke youtube dan akhirnya menjadi viral. Tidak hanya di dalam negeri, namun hingga ke negara tetangga. Sejak saat itu, lagu Turun Naik mulai digemari.

Lagu ini bukanlah karya pertama tiga pemuda asli Merauke tersebut. Sebelumnya, mereka sudah menciptakan beberapa lagu. Namun lagu Turun Naik inilah yang booming, bahkan mampu menarik minat produser Royal Prima Musik (RPM) dari Jakarta mengontrak ketiganya dengan durasi dua tahun.

Patut jika ketiga, mahasiswa Universitas Musamus (Unmus) Merauke itu bangga, lagu mereka dapat diterima berbagai kalangan masyarakat. Mereka berharap, anak-anak asli Papua, khususnya Merauke dapat termotivasi mengembangkan talentanya dalam dunia seni, terutama seni musik.

“Ini awal yang baik untuk kami. Kami akan terus berupaya mengembangkan potensi kami dengan menciptakan lagu-lagu baru,” katanya.

Kini Christian, mahasiswa teknik sipil, Theo Neo, mahasiswa administrasi negara dan Hendrik KT, mahasiswa jurusan elektronik, bersama produser RPM berangkat ke Jakarta, mempersiapkan launching perdana lagu “Oles Turun Naik”, 21 Mei mendatang. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement