Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Bapok

Pemerintah Diminta Antisipasi Kenaikan Harga Bapok

Ilustrasi Suasana Pasar Wamanggu Merauke, Papua

Metro Merauke – Warga Kabupaten Merauke, Papua meminta pemerintah setempat memantau dan menjaga kestabilan harga bahan pokok (bapok) menjelang Ramadhan, hingga hari raya Idul Fitri mendatang.

Warsifah (31), salah satu warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Mandala, Kabupaten Merauke mengatakan, kurang lebih dua pekan kedepan, sudah memasuki bulan Ramadhan. Sejumlah bapok di pasaran telah mengalami kenaikan harga. Kondisi ini perlu diantisipasi, demi menekan lonjakan harga barang kebutuhan.

“Harga barang kebutuhan yang mulai naik dalam sepekan ini yakni bawang putih. Harganya kini Rp50-Rp55 ribu per kilogram dari harga semula Rp45.000 per kilogram,” katanya, Kamis (11/5).

Selain itu, kini harga satu rak telur ayam lokal berkisar Rp65-Rp75 ribu dan harga cabai Rp75.000 per kilogram. Harga daging sapi lanjut dia, juga perlu diwaspadai. Biasanya akan melonjak, karena meningkatnya permintaan konsumen saat puasa.

Sejumlah pedagang memprediksi, kenaikan harga bahan pokok komoditi tertentu, kemungkinan terjadi. Ini lantaran pemenuhan berbagai kebutuhan pokok di Merauke masih didatangkan dari luar daerah.

Tepisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko memastikan, harga daging sapi, ayam maupun telur tidak akan melonjak.

Pihaknya akan segera menggelar rapat koordinasi bersama mitra terkait. Tujuannya, memastikan stabilitas harga barang di pasaran. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement