Masyarakat SP-7, Tanah Miring Keluhkan Jalah Rusak

Masyarakat SP-7, Tanah Miring Keluhkan Jalah Rusak

Salah Satu Ruas jalan di Satuan Pemukiman (SP) 7, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua

Metro Merauke – Masyarakat mengeluhkan sejumlah ruas jalan di Satuan Pemukiman (SP) 7, Kampung Hidup Baru, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua yang rusak parah. Hujan mengguyur selama beberapa pekan terakhir, membuat kondisi jalan becek dan berlubang.

Akibatnya, masyarakat SP-7 tak bisa beraktivitas normal. Terutama ketika akan ke sawah atau ladangan memanen padi miliknya.

Salah seorang warga SP-7, Siprianus Muda kepada Metro Merauke, Kamis (4/5) mengatakan, dari tahun ke tahun, kondisi jalan di beberapa RT, mengalami kerusakan parah. Apalagi saat musim.

“Secara umum, masyarakat SP-7 adalah petani. Ketika mereka akan ke sawah atau ke kota menjual hasil panennya, mengalami kesulitan. Ini karena kondisi jalan berbecek dan berlubang. Sulit dilalui kendaraan roda dua,” katanya.

Menurutnya, sudah berulang kali masyarakat meminta kepada Pemkab Merauke memperbaiki kerusakan sejumlah ruas jalan itu. Namun tak ada respon positif.

Hampir semua masyarakat di SP-7 katanya, memiliki lahan pertanian. Lahan itu digarap dan ditanami padi, umbi-umbian maupun jagung. Hanya saja, mereka kesulitan memasarkan hasil panennya. Akses jalan tidak mendukung.

Terpisah, DPRD Kabupaten Merauke, Fransiskus Sirfefa berjanji akan memanggil Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menggelar hearing bersama.

“Memang dalam beberapa bulan terakhir, yang terus dikeluhkan masyarakat adalah kerusakan jalan di berbagai tempat,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement