Pengumuman Hasil UN, Pelajar Merauke Dilarang Konvoi

Pengumuman Hasil UN, Pelajar Merauke Dilarang Konvoi

Ilustrasi Pelajar SMA di Kabupaten Merauke, Papua

Metro Merauke – Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Kabupaten Merauke, Papua, Baharudin Lahati mengingatkan pelajar SMA/SMK di Merauke tidak berlebihan merayakan hasil kelulusan UN yang diumumkan serentak, Selasa (2/5), bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Perayaan berlebihan yang dimaksud berupa konvoi di jalan raya yang dapat mengganggu kenyamanan dan ketertiban lalu lintas serta aksi aksi corat-coret seragam sekolah.

“Aparat kepolisian dapat menindak tegas siswa yang menggelar konvoi saat perayaan kelulusan. Tindakan tegas dapat dilakukan dengan memberikan tilang kepada pelajar yang kedapatan konvoi di jalan raya,” katanya, Selasa (2/5).

Selain konvoi, pihaknya melarang aksi coret-coret seragam sekolah lantaran seragam itu dapat disumbangkan kepada mereka yang membutuhkan.

“Bisa untuk kegiatan-kegiatan yang lebih positif,” ujarnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Merauke mengumumkan hasil UN SMA dan sederajat dengan cara memberikan amplop berisi hasil UN kepada setiap siswa, didampingi orang tua mereka. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement