Ketua PKK Merauke Kecewa Terhadap Petugas Pustu Nasem

Ketua PKK Merauke Kecewa Terhadap Petugas Pustu Nasem

Suasana Rumah Duka Alharhumah Frida Samkakai (38) yang Meninggal Dunia, Jumat (28/4) Usai Melahirkan Tanpa Pertolongan Medis.

Metro Merauke – Seorang ibu di Kampung Nasem, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, Frida Samkakai (38) meninggal dunia, Jumat (28/4).

Anggota PKK tingkat kampung itu meninggal beberapa jam usai melahirkan anak ketiganya. Ketika melahirkan, almarhumah tak mendapat bantuan dari petugas medis.

Diduga, saat itu petugas medis tidak berada di tempat tugas. Kondisi ini membuat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Merauke, Ny rini Dewarusi Nebore Gebze kecewa.

“Saya minta Bupati bisa mengambil sikap tegas terhadap jajarannya yang tidak menjalankan tugas di kampung dengan baik,” kata Rini Gebze saat pencanangan Kampung Nasem sebagai kampung binaan PKK, Sabtu (29/4).

Warga setempat mengaku, Pustu Kampung Nasem kerap tergembok (terkunci). Tidak ada pelayanan. Ini disebabkan karena petugas medis tidak berada di tempat tugas selama berhari-hari.

Padahal data menyebutkan, kini di Kampung Nasem ada sebanyak delapan ibu hamil. Mereka butuh pemantauan kesehatan untuk ibu dan anaknya.

“PKK memiliki program menurunkan angka kematian ibu melahirkan. Namun kenyataannya masih ada ibu PKK yang menjadi korban. Ini sangat memprihatinkan,” katanya.

Sudah seharusnya, kata Ny. Rini Gebze, dinas terkait perlu meningkatkan kinerja puskesmas dan pustu. Puskesmas dan pustu  seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan ke masyarakat.

Usai melakukan pencanangan Kampung Nasem sebagai Kampung Binaan PKK, Bupati Frederikus Gebze, Wakil Bupati Sularso dan TP PKK Merauke melayat di rumah duka yang letaknya tidak jauh dari Pustu Kampung Nasem. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement