Muscab PKB Merauke Tak Hasilkan Pimpinan Partai

Muscab PKB Merauke Tak Hasilkan Pimpinan Partai

Metro Merauke – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Merauke, Papua yang digelar, Sabtu (22/4), tak menghasilkan pimpinan DPC setempat.

Muscab yang dibuka Wakil Bupati Merauke, Sularso bersama Bupati Asmat, Elisa Kambu dan dihadiri perwakilan DPP tersebut diikuti 12 dari 16 pengurus anak cabang (PAC). Namun tak ada pimpinan baru yang terpilih. Suasana sempat memanas. PAC yang hadir telah memberikan hak suara. Namun Muscab tak dapat dilanjutkan lantaran surat keputusan (SK) DPC PKB Merauke telah kadaluarsa.

“Sebanyak 10 PAC memilih Didik Ramadhan, satu PAC memilih Hj. Almarotus Solikah dan satu PAC abstain atau tidak memberikan suaranya. Namun suara PAC tidak final karena SK pengurus DPC dan PAC sudah tidak berlaku,” kata Ketua DPC PKB Merauke, Achnan Rosyadi disela-sela Muscab.

Menurutnya, DPP yang mengambil alih dan akan menggodok kedua nama itu di DPP dalam waktu 14 hari, karena ketika itu, tidak diputuskan siapa pimpinan partai terpilih.

Pihaknya berharap, DPP dapat memberikan keputusan yang terbaik. Sesuai harapan masyarakat dan PAC sebagai ujung tombak partai.

“Tidak bisa voting maupun aklamasi. Jadi pengurus pusat ambil alih keputusannya,” ujarnya.

Katanya, jauh sebelumnya, DPC PKB Merauke telah mengajukan ke DPP untuk pelaksanaan Muscab sebelum SK pengurus berakhir pertengahan tahun lalu. Namun Muscab baru dapat digelar, Sabtu (22/4).

Muscab DPC PKB Merauke, akhir pekan kemarin, juga diikuti pengurus DPC dari Kabupaten Asmat, Mappi dan Boven Digoel. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement

Suasana Pembukaan Muscab PKB Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (22/4)