Masyarakat Perbatasan RI-PNG Perlu Mendapat Sosialisasi Pancasila

Masyarakat Perbatasan RI-PNG Perlu Mendapat Sosialisasi Pancasila

Kapolsek Sota, Merauke, Papua, Iptu Makruf Suroto

Metro Merauke – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua dinilai perlu serius memperhatikan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat kabupaten setempat yang berdomisili di perbatasan RI-Papua Nugini (PNG).

Kapolsek Sota, Merauke, Iptu Makruf Suroto, Senin (10/4) mengatakan, hal utama yang perlu diperhatikan yakni. pendidikan untuk generasi bangsa. Termasuk sosialisasi tentang pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) dan Bhineka Tunggal Ika.

“Dengan begitu, masyarakat perbatasan lebih memahami tentang NKRI. SDM mereka perlu diperhatikan. Ketika mereka mengerti tugas dan kewajiban sebagai warga negara yang baik, mereka akan tetap berjuang mempertahankan keutuhan bangsa,” katanya.

Menurutnya, peran tenaga pendidik yang ditempatkan di wilayah perbatasan juga sangat penting. Mereka yang di tempatkan di daerah itu, harus yang benar-benar setia menjalankan tugas sebagai pendidik.

“Jumlah tenaga guru harus ditambah. Karena kondisi saat ini tenaga guru di perbatasan, misalnya Distrik Sota masih kurang,” ujarnya.

Padahal kata dia, anak-anak wilayah perbatasan memiliki motivasi untuk menuntut ilmu di sekolah. Mereka aktif datang ke sekolah. Hanya saja tenaga pengajar tidak memadai.

Sebagai Kapolsek, ia juga membantu dan mengajak masyarakat perbatasan membudidayakan sayuran dan ikan. Hasilnya, selain dikonsumsi sendiri juga dijual untuk menambah penghasilan.

Warga Sota yang merupakan orang asli Papua semakin mengerti cara memanfaatkan pekarangan atau lahan mereka. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement