Golkar Persiapkan Diri Hadapi Pilkada dan Pemilu

Golkar Persiapkan Diri Hadapi Pilkada dan Pemilu

Suasana Pembukaan Musda DPD Golkar Kabupate/Kota se Papua, Senin (10/4)

Metro Merauke – Pengurus DPD Golkar Papua dan kabupaten/kota se Papua mulai mempersiapkan diri menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Langkah awal, menggelar Musyawarah Daerah (Musda) DPD tingkat dua atau kabupaten/kota se Papua. Pembukaan Musda DPD tingkat dua digelar di Kantor DPD Golkar Papua, Jalan Percetakan, Kota Jayapura, Senin (10/4). Musda dibuka pelaksana tugas ketua Golkar Papua, Yorris Reweyai.

“Hari ini kami menggelar pembukaan Mudas tingkat dua. Dibagi dalam lima wilayah. Wilayah Tabi Musda dilakukan di Kabupaten Jayapura. Wilayah Lapago di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Wilayah Meepago di Kabupaten Nabire, Saireri di Kabupaten Biak dan Anim Ha di Kabupaten Merauke,” kata Yorris usai membuka Musda.

Katanya, Musda merupakan proses mencari pengurus baru DPD tingkat dua. Setelah Musda kabupaten/kota, Golkar akan mempersiapkan Musda tingkat satu atau provinsi.

“Harus segera dilakukan konsolidasi mengingat tahapan politik 2018 sedang berjalan. Ada 149 kabupaten/kota dan 29 provinsi di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun depan. Termasuk Provinsi Papua. Untuk Pilkada kabupaten di Papua, ada tujuh kabupaten,” ujarnya.

Golkar Papua mempersiapkan diri, selain untuk Pilkada serentak 2018, juga persiapan tahapan pencalonan legislatif mulai dari DPRD kabupaten/kota, provinsi hingga DPR RI. Apalagi pemilihan legislatif (pileg), bersamaan dengan pemilihan presiden, Januari 2019.

Di tempat yang sama, tujuh DPD tingkat dua langsung menggelar pembukaan Musda. Ketujuh DPD itu yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Sarmi, Keerom, Memberamo Raya, Pegunungan Bintang dan Yahukimo. Musda akan dilanjutkan setelah perayaan Paskah mendatang di masing-masing wilayah yang telah ditentukan.

“Khusus Kota Jayapura, kami konsolidasi organisasi mengenai pemilihan ketua. Program kerja akan kami bahas setelah ada pimpinan dan kepengurusan depenitif melalui rapat kerja,” kata Yohan Tjoe, Ketua Harian Golkar Kota Jayapura.

Sementara pengurus DPD Golkar Kabupaten Sarmi menargetkan merebut delapan kursi DPRD setempat dalam pileg 2019. Untuk Kabupaten Jayapura, hingga kini pengurus Golkar setempat masih fokus pada pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 229 TPS.

“Kami kosentrasi untuk PSU dalam Pilkada. Ini kami lakukan untuk menjaga keutuhan dan kosentrasi partai. Kami harap ada kader muda potensi yang maju dalam pertarungan calon ketua Golkar Kabupaten Jayapura,” kata Wakil Ketua Golkar Kabupaten Jayapura, Nelvis Manobi. (Arj/Redaksi)

Advertisement