“Langganan” Banjir, Ini Keinginan Warga Rimba Jaya

“Langganan” Banjir, Ini Keinginan Warga Rimba Jaya

Lurah Rimba Jaya, Willem Kambuan Sedang Membahas Upaya Mengatasi Banjir dengan Ketua RT 14 dan Warga Setempat

Metro Merauke – Sudah bertahun-tahun, sejumlah rumah warga di RT 14/RW 03, Kelurahan Rimba Jaya, Kabupaten Merauke, Papua tergenang air ketika musim hujan. Kondisi itu membuat warga tak nyaman. Selalu was-was setiap kali hujan turun.

Tak ingin terus berada dalam kondisi tersebut, warga meminta perhatian pemerintah. Menormalisasi drainase atau saluran air di sekitar pemukiman mereka.

Salah satu warga setempat, Melkiya Unmahopa mengaku was-was setiap kali hujan turun. Rumahnya pasti akan terendam air. Terkadang, air yang masuk ke dalam rumah setinggi lutut orang dewasa.

“Semua barang kami terendam air. Terkadang air baru akan surut sepekan berikutnya,” ujar Melkiya kepada Metro Merauke, Minggu (9/4).

Warga khawatir, jika kondisi itu terus dibiarkan, genangan air selama berhari-hari ketika hujan, dapat menimbulkan berbagi macam penyakit. Warga tak ingin hal itu terjadi. Terutama kepada balita, karena mereka rentan.

Menanggapi keluhan warga itu, Lurah Rimba Jaya, Willem Kambuam menyatakan sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Merauke.

Menurutnya, penanganan banjir di daerah itu menjadi prioritas. Sejumlah rumah warga di RT 14 yang menjadi “langganan” banjir juga telah disampaikan langsung ke Bupati Merauke, Frederikus Gebze.

“Saya baru menjabat di Keluahan Rimba Jaya. Masalah ini harus segera diatasi, sehingga semua warga bisa hidup nyaman,” ujarnya.

Sebagai langkah penanganan, secepatnya akan dilakukan normalisasi saluran air. Dengan begitu, ketika hujan, aliran air bisa lancar. Air tidak lagi menggenangi rumah warga. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement