OAP di Kampung Kamangi Mulai Mandiri

OAP di Kampung Kamangi Mulai Mandiri

Lahan Milik Masyarakat Kampung Kamanggi yang Siap Diatanami Sayur-sayuran

Metro Merauke – Kini Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Kamangi, Distrik Tanah Miring, Merauke, Papua mulai mandiri. Ini setelah Bruder Johny Kilok, seorang rohaniawan Katolik melakukan pendampingan terhadap masyarakat asli Papua di kampung itu sejak 2014.

Dari pendampingan selama tiga tahun, masyarakat setempat kini bisa mamanfaatkan lahan yang ada. Berbekal semangat kerja, didukung kemampuan membuka lahan dan menanam padi maupun sayur-sayuran dan jagung mereka berupaya berdiri di atas kaki sendiri.

Bruder Johny Kilok kepada Metro Merauke, Jumat (7/4), mengatakan, tahun ini ia mencoba untuk tidak rutin mendampingi masyarakat di Kampung Kamangi .

“Ternyata, dengan pengalaman yang didapatkan, didukung semangat kerja, tahun ini mereka membuka lahan dalam skala luas. Mencapai lima hektar,” ujarnya.

Masyarakat juga memanfaatkan pekarangan rumah serta beberapa tempat lain menanam sayur-sayuran. Lahan yang dibuka untuk menanam sayur-sayuran, telah memberikan hasil. Dalam  tiga pekan terakhir, mereka memanennya.

“Saya bangga melihat orang asli Papua di Kampung Kamanggi. Memiliki semangat kerja tinggi. Saya membantu Mama-mama Papua menjual sayur hasil kerja keras mereka di kota. Penjualan dilakukan di Gereja Bampel, Rumah Sakit Bunda Pengharapan serta beberapa tempat lain,” katanya.

Menurutnya, sekali jual, uang yang didapatkan bisa mencapai Rp1 juta 250 ribu. Uang itu akan dibagi kepada setiap warga yang terlibat membuka lahan dan menanam sayur-sayuran. Akan dipergunakan membeli kebutuhan pokok seperti beras dan lainnya.

“Saya mengingatkan mereka menyisihkan sedikit hasil menjual sayuran untuk ditabung. Demi masa depan anak mereka yang masih sekolah,” imbunya. (LKF/Arjuna)

Advertisement