Seleksi Polri, Perlu Ada Kebijakan untuk Anak Marind

Seleksi Polri, Perlu Ada Kebijakan untuk Anak Marind

Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulus Waterpauw Memantau Rekrutmen Calon Anggota Polri di Merauke

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze meminta supaya ada kebijakan untuk anak-anak asli Papua, khususnya anak Marind di Merauke yang mengikuti seleksi calon anggota Polri.

Hal itu disampaikan bupati yang akrab disapa Freddy tersebut kepada Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw ketika pimpinan polisi di Papua itu meresmikan rumah susun (rusun) Polres Merauke, Rabu (5/4).

“Mungkin ada kebijakan dari Pak Kapolda Papua terhadap anak-anak Papua yang sedang ikut proses seleksi masuk polisi,” kata Bupati Freddy ketika memberikan sambutan saat peresmian rusun.

Menurut dia, pihaknya tahu, memahami akan kemampuan anak-anak asli Papua dan kesehatan mereka. Untuk itu, perlu ada kebijakan.

“Saya bersuara atas nama masyarakat di Kabupaten Merauke. Mereka meminta agar kuota penerimaan polisi nantinya, orang Marind jumlah banyak,” ujarnya.

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Taufiq Irpan Awaluddin mengatakan, sesuai komitmen Kapolda Papua, penerimaan anggota Polri baru akan lebih memperhatikan anak-anak asli Papua.

“Kuotanya adalah 70 persen untuk anak asli Papua. Sisanya untuk non Papua,” kata Kapolres belum lama ini. (LKF/Arjuna)

 

Advertisement