Razia Gabungan, Lima Pemilik Milo dan Barang Bukti Diamankan

Razia Gabungan, Lima Pemilik Milo dan Barang Bukti Diamankan

Barang Bukti Alat Pembuat Miras Lokal yang Diamankan

Metro Merauke – Razia minuman lokal (milo) yang dilakukan tim gabungan TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (1/4) malam berhasil mengamankan lima pemilik milo dan ratusan liter barang bukti milo serta beberapa alat pembuatnya. Pemilik dan barang  bukti dibawa ke Polsek Merauke Kota.

“Semua barang bukti dan pemiliknya sementara diamankan. Akan diserahkan ke Satpol PP untuk ditindaklanjuti ke Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Merauke,” kata Kepala Satpol PP Merauke, Elias Refra, Senin (3/4).

Dalam razia itu, aparat gabungan mengutamakan menyasar wilayah yang disinyalir merupakan lokasi tempat memproduksi miras lokal. Wilayah itu antar lain, Kampung Tengah Lampu Satu, Jalan Ampera IV, Jalan Pemuda dan Sutan Syahrir. Rata-rata pemilik adalah “pemain” lama. Mereka sudah pernah diamankan. Diberikan teguran dan pembinaan. Bahkan dikenai sanksi di pengadilan.

“Ini menjadi perhatian khusus. Kami akan memberikan hukuman berat. Sesuai Perda nomor 8 tahun 2014 dan Perda Provinsi Papua nomor 5 Tahun 2017,” ujarnya.

Katanya, kedua aturan itu dipadukan untuk penegakan pemberantasan miras di Kabupaten Merauke. Apalagi sanksi kepada pelaku selama ini tidak memberikan efek jera. Denda misalnya, paling besar nominalnya berkisar Rp3 juta.

“Masih sangat ringan sehingga dianggap remeh. Mungkin harus dilihat kembali oleh dewan, maupun pemerintah daerah. Dengan begitu pelaku tidak mengulanginya. Kalau masih sama, biar kami kerja susah payah, tetap sama saja,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement