Insiden Asmat, HMI Datangi DPRD Merauke

Insiden Asmat, HMI Datangi DPRD Merauke

Aksi HMI Merauke di Halaman Gedung DPRD Merauke, Senin (3/4)

Metro Merauke – Tenggelamnya longboat yang membawa sejumlah guru ke tempat tugas di pedalaman Asmat, Papua disikapi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Merauke. Senin (3/4), sejumlah kader HMI Merauke melakukan aksi solidaritas di Gedung DPRD Merauke.

Ketua Formatur HMI Cabang Merauke, Yahya Bugis mengatakan, ini bentuk ajakan ke pemkab dan DPRD Merauke. Ikut peduli akan peristiwa itu. Sekalipun lokasi kejadian bukan di wilayah Merauke, namun, salah satu guru, korban meninggal adalah warga Merauke yang bertugas di Asmat.

“Kita berharap, Pemerintah Merauke ikut peduli. Memperhatikan nasib guru di Merauke. Terutama yang di pedalaman. Jangan sampai mengalami hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

HMI Merauke menyerahkan aspirasi berisi tiga poin berkaitan dengan peningkatan dan perhatian dunia pendidikan kepada Wakil Ketua I DPRD, Hj Almarotus Solikha.

Menanggapi aksi itu, Ketua Komisi A DPRD Merauke, Moses Kaibu mengatakan, tragedi di Asmat merupakan kewenangan pemkab setempat. Pemerintah luar tidak dapat mengintervensi. Meski begitu, kejadian ini patut menjadi perhatian bersama. Terlebih ada warga Merauke yang korban.

Sementara itu, Wakil Ketua I DPRD Merauke, Hj Almarotus Solikha menyampaikan belasungkawa. Ia akan ikut memberikan santunan kepada keluarga korban.

Selama aksi solidaritas HMI Cabang Merauke berlangsung, mendapatkan pengamanan sejumlah aparat kepolisian. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement