Penyerapan Beras Merauke Belum Maksimal

Penyerapan Beras Merauke Belum Maksimal

Ilustrasi Beras Bulog

Metro Merauke – Mundurnya musim panen padi di Merauke, Papua tahun ini, menyebabkan penyerapan beras oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional Merauke belum maksimal.

Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Haryo Nugroho Broto mengatakan, periode musim tanam pertama dimulai Oktober 2016-Maret 2017. Dengan begitu, panen maksimal diperkirakan, April-Mei 2017. Maret 2016, kata dia, penyerapan beras oleh Bulog Merauke mencapai 8.900 ton. Maret tahun ini, belum sesuai yang diharapkan.

“Penyerapan beras saat ini baru mencapai 463.060 kilogram dari kontrak sebanyak 564.900 kilogram atau 564,9 ton. Kami memiliki 19 mitra terdaftar. Yang sudah masuk itu dari delapan mitra,” kata Haryo Rabu (29/3).

Menurutnya, Bulog setempat sudah mendatangi para mitra. Berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Merauke, agar penyerapan bisa dilakukan lebih maksimal dalam musim panen tahun ini.

Kepala Dinas Pertanian lanjut dia, menyampaikan, awal April mendatang, pihaknya segera berkoordinasi dengan para mitra untuk menyerap beras ke Bulog.

“Target penyerapan beras musim panen pertama dan kedua tahun ini sebanyak 35.500 ton. Namun baru terserap 463 ton,” ujarnya.

Haryo berharap, kondisi cuaca serta faktor-faktor pendukung menunjang pertanian di Merauke. Dengan begitu panen tahun ini bisa maksimal.

“Kondisi pertanian sangat dipengaruhi cuaca dan faktor-faktor lain di lapangan. Termasuk hama, pupuk dan irigasi,” katanya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement