Musrenbang Berbasis Wilayah, Membicarakan Implementasi Otsus

Musrenbang Berbasis Wilayah, Membicarakan Implementasi Otsus

Peserta Musrembang di Aula Itese Merauke, Papua

Metro Merauke – Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze ketika membuka musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Otsus berbasis wilayah adat di Provinsi Papua di Itese, Merauke, Kamis (29/3), mengatakan, musrenbang harus membicarakan implementasi Otsus di Papua.

Menurutnya, ada tiga pertanyaan penting kehadiran dana Otsus di Papua. Pertama, berapa jumlah orang asli Papua yang diamanatkan dalam UU Otsus. Berapa besar presentasi orang asli Papua yang memiliki hak dasar menentukan nasibnya dan berapa besaran indikator keberhasilan yang sudah ditunjukan kepada orang asli Papua.

“Dalam amanat UU Otsus, dana yang diperuntukkan dibidang pendidikan sebesar 30 persen. Tetapi, khusus di Kabupaten Merauke, mencapai 34 persen. Melebihi amanat UU Otsus,” kata Freddy.

Katanya, seperti apa sasarannya dan bagaimana progresnya, musrenbang merupakan waktu yang tepat untuk membahas secara bersama-sama antara kabupaten dan provinsi.

“Waktu dana Otsus tersisa 10 tahun. Semua pihak, baik pemerintah, lembaga masyarakat adat dan segenap masyarakat di Papua, khususnya Merauke diajak lebih fokus, bekerjasama membangun kemajuan masyarakat asli Papua,” ujarnya.

Musrenbang berbasis wilayah akan dilaksanakan selama dua hari (30-31 Maret) di tiga daerah yakni Kabupaten Merauke, Jayawijaya dan Biak Numfor. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement