Sumber Air Bersih Warga Merauke akan Dipalang?

Sumber Air Bersih Warga Merauke akan Dipalang?

Rawa Biru - WWF Indonesia

Metro Merauke – Masyarakat adat suku Kanume mengancam akan memalang Rawa Biru di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, yang selama ini dimanfaatkan untuk kebutuhan air bersih warga Kabupaten Merauke, Papua.

Berdasarkan surat yang masuk ke Polres Merauke, masyarakat yang mengklaim pemilik tanah ulayat, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke membayar kompensasi.

Katarina Rapar, Direktur PT Wedu, perusahaan yang mengelola air bersih di Merauke mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan masyarakat. Mencari tahu permasalahan.

“Kami melakukan pengecekan. Rupannya yang menuntut itu segelintir orang. Ini karena ada kabar presiden akan membebaskan tanah ulayat yang dipakai PT Wedu. Mereka menuntut kepada bupati. Informasi ini harus diluruskan,” katanya kepada Metro Merauke, Rabu (29/3).

Pertemuan juga telah dilakukan dengan Kepala Kampung Yanggandur, Distrik Sota. Hal tersebut sudah disampaikan kepada Wakil Bupati Merauke, Sularso.

“Sudah akan ada kesepakatan. Bupati dan masyarakat akan duduk bersama, 8 April mendatang,” ujarnya.

Katarina Rapar memastikan tidak ada pemalangan di sumber air Rawa Biru. Ia meminta masyarakat tidak resah. PT Wedu akan tetap memberikan pelayanan air bersih. Mengalirkan air ke rumah warga yang menjadi pelanggan mereka. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement

1 komentar