Diduga Berbuat Onar, Guru Didor Oknum TNI

Diduga Berbuat Onar, Guru Didor Oknum TNI

Ilustrasi Penembakan - http://www.tobasatu.com

Metro Merauke – Seorang guru di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua bernama Rahmat Amirullah Sitompul didor alias ditembak kedua kakinya oleh oknum TNI berinisial D di Bapul, Minggu (26/3) sekira pukul 20:15 WIT.

Rahmat didor lantaran diduga berbuat onar. Mengganggu keamanan warga setempat. Katanya, Rahmad memalak hingga membacok warga dan berujung keributan.

“Pelaku terpaksa dilumpuhkan demi alasan keamanan. Dia (pelaku) melakukan pembacokan dengan parang. Ada beberapa korbannya,” kata Kepala Seksi Intel Korem 174/ATW, Kol.Inf Ayub Akbar, kepada wartawan, Selasa (28/3).

Menurutnya, tindakan anggota TNI di lapangan sudah sesuai prosedur. Alasannya demi keamanan dan dalam situasi terdesak. Ketika itu, ada sejumlah warga yang datang ke pos melaporkan aksi pemalakan. Ada warga yang sudah menjadi korban pembacokan.

Katanya, Melihat situasi itu, anggota TNI yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, langsung bertindak. Tujuannya, menghindari bertambahnya korban. Rahmat akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di kedua kakinya. Ketika itu, korban diduga sedang dalam pengaruh minuman keras.

“Anggota saat itu terdesak karena dikejar. Sebenarnya tidak ada niat menembak. Tapi anggota terancam dan tembakan itu pembelaan diri,” ujarnya.

Kini korban Rahmat Amirullah Sitompul sedang dirawat di RSUD Merauke. Sementara oknum TNI berinisil D akan dimintai keterangan.

Sementara M Ali Sitompul, adik korban menyayangkan penembakan yang dilakukan oknum TNI itu. Ia tidak yakin, Rahmat melakukan pemalakan dan pembacokan, sehingga harus dilumpuhkan dengan timah panas.

“Kami tidak percaya. Kaka saya memiliki riwayat sakit malaria tropika. Ketika sakitnya kambuh, ada kalanya kaka saya bertindak diluar kendali. Namun tidak sampai berulah yang dapat mengancam keselamatan orang lain,” kata Ali. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement