Wanita Melahirkan Saat Koma, 3 Minggu Kemudian Ia Bertemu Bayinya

Wanita Melahirkan Saat Koma, 3 Minggu Kemudian Ia Bertemu Bayinya

Daenne bersama sang suami David dan buah hatinya | Foto: Copyright metro.co.uk

Metro Merauke – Seorang ibu bernama Deanne Harry tak pernah sadar kapan dan bagaimana ia melahirkan buah hatinya. Tiga minggu setelah melahirkan, ia baru menyadari bahwa buah hatinya telah tumbuh dan berkembang dengan baik. Bagaimana ini bisa terjadi Ladies? Dikutip dari laman metro.co.uk, Deanne adalah ibu yang melahirkan saat ia sedang koma. Karena koma inilah, ia sama sekali tak ingat bagaimana proses persalinannya berjalan. Ia juga tak ingat sama sekali bagaimana raut wajah putrinya sesaat setelah ia lahir ke dunia.

Bayi Freya lahir ketika sang bunda sedang koma | Photo: Copyright metro.co.uk

Daenne mengalami koma sesaat setelah menderita komplikasi serius. Sebelum melahirkan, ibu muda tersebut mengalami sindrom langka yang disebut sebagai Sindrom HELLP. Sindrom ini menyebabkan hati dan ginjalnya tak berfungsi dengan baik. Untuk itulah, demi menyelamatkan hidupnya maupun buah hatinya di dalam kandungan, dokter memutuskan untuk melakukan persalinan lebih cepat.

Beruntung, bayi di kandungan Daenne dan diberi nama Freya tersebut lahir dengan selamat. Sedangkan Daenne, kondisinya masih kritis hingga beberapa hari kemudian. Setelah tiga minggu, Daenne pun tersadar dari komanya. Namun, saat dokter memperlihatkan buah hatinya, ia tidak percaya jika itu bayi dari kandungannya. Daenne tak pernah ingat kapan ia melahirkan. Wanita tersebut tak pernah mengetahui bahwa ternyata ia melahirkan saat kondisinya kritis dan koma. Hingga dokter memperlihatkan foto tentang persalinannya dan keluarganya meyakinkan bahwa bayi manis tersebut adalah anaknya, Daenne baru percaya bahwa ia telah melahirkan.

Kondisi Daenne tersadar dari komanya dan pulih dengan baik setelah ia menjalani serangkaian operasi cangkok hati. Wanita tersebut mendapatkan donor hati dari sebuah keluarga yang tak disebutkan identitasnya. Daenne mengatakan, “Aku berhutang hidup pada pendonor itu dan keluarganya. Kami tidak diizinkan mengetahui apapun tentang mereka. Siapapun itu, kami sangat berterima kasih. Aku harap mereka akan senantiasa bahagia.” Kini, Daenne sendiri masih harus menjalani serangkaian perawatan di salah satu rumah sakit di London agar kesehatannya pulih dengan baik. (vem/mim)

Sumber: vemale.com

Advertisement