Wacana Wasit Asing di Liga 1, Apa Kata Jimmy Napitupulu?

Wacana Wasit Asing di Liga 1, Apa Kata Jimmy Napitupulu?

Jimmy Napitupulu (liga indonesia) | Foto: Liputan6

Metro Merauke – PSSI memang tengah merencanakan soal penggunaan wasit asing di kompetisi resmi Liga 1 2017. Terkait hal tersebut, mantan wasit ternama Indonesia dengan lisensi FIFA, Jimmy Napitupulu, ikut angkat bicara. Wacana soal penggunaan wasit asing di Liga 1 muncul lewat pernyataan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono. Menurut pria yang akrab disapa Jokdri tersebut, penggunaan wasit asing diharapkan akan melecut motivasi wasit-wasit lokal untuk meningkatkan kualitas.

Jimmy yang juga sempat menjabat sebagai Ketua Komite Wasit PSSI itu setuju dengan wacana wasit asing di Liga 1. Ia menilai hal tersebut harus dilakukan untuk mengejar ketertinggalan wasit-wasit Indonesia dari kancah internasional. “Kalau saya pribadi ya setuju. Itu demi kemajuan sepak bola Indonesia. Kita harus bisa menerimanya. Jujur, kita telah tertinggal jauh sejak mendapat sanksi FIFA. Sejak itu, Indonesia buta soal peraturan-peraturan baru wasit,” kata Jimmy saat dihubungi Liputan6.com, Senin (27/3) siang.

Jimmy Napitupulu menambahkan, kurikulum yang digunakan PSSI terkait wasit masih mengacu pada saat perhelatan Indonesia Super League (ISL) 2014. Sedangkan kurikulum untuk 2015/2016 dan 2016/2017 masih belum diketahui wasit-wasit lokal. “Setiap bulan Juli selalu ada perkembangan soal itu,” katanya.

Keputusan wasit Indonesia kerap menimbulkan kontroversi di lapangan | Foto: Liputan6

Soal kuota jumlah wasit asing, Jimmy dengan tegas menyarankan 50%. Namun, Jimmy juga mendesak PSSI agar tak lupa terus memoles bakat-bakat wasit nasional. Salah satu caranya adalah dengan meminta bantuan AFC. “Bilang kepada AFC untuk mengirim instruktur dengan pengetahuan akan kurikulum yang baru. Selain itu, kursus wasit harus kembali menjadi wewenang PSSI, jangan lagi diberikan kepada Asprov seperti saat ini,” tegasnya.

Selain terkait wasit asing, PSSI memang telah membuat beberapa kebijakan baru untuk kompetisi nanti. Salah satunya adalah kewajiban kepada setiap tim untuk mengontrak minimal lima pemain U-23 dan harus dimainkan tiga pemain minimal 45 menit di setiap laga. Untuk pemain asing, kuota yang diberikan PSSI masih 2+1. Namun, hal tersebut tak berlaku untuk pemain yang masuk dalam kategori marquee player. Karenanya, tim seperti Persib Bandung yang telah merekrut Michael Essien bisa diperkuat hingga empat pemain asing. (Ahmad Fawwaz Usman)

Sumber: liputan6.com

Advertisement