Bertemu Pedagang UKM, Djarot Ajak Bupati Terpilih Tulang Bawang

Bertemu Pedagang UKM, Djarot Ajak Bupati Terpilih Tulang Bawang

Djarot bertemu pedagang UKM di Jaktim | Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom

Metro Merauke – Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat mengadakan acara makan bersama para pedagang UMKM se-Jakarta Timur. Acara tersebut sekaligus untuk mendeklarasikan dukungan para pedagang UKM bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot di Pilgub DKI putaran kedua.

Djarot tiba di lokasi acara di Rumah Makan Rumpun Bambu, Susukan, Jakarta Timur pukul 10.20 WIB. Saat tiba, Djarot langsung disambut meriah oleh para pedagang yang antara lain berasal dari Cililitan, Pasar Rebo, Cijantung, Kampung Bungur dan Kampung Rambutan. “Kamu dari mana? Ponorogo? Majalengka? Solo? Rame ini ya,” kata Djarot sambil menyalami para pedagang di lokasi, Senin (27/3).

Djarot bertemu pedagang UKM di Jaktim | Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom

Di antara para pedagang tersebut memang banyak yang berasal dari luar Jakarta bahkan luar Pulau Jawa, yaitu Sumatera. Dalam kesempatan itu Djarot juga didampingin oleh Bupati Terpilih Tulang Bawang Provinsi Lampung, Winarti dan Ketua DPRD Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko (Antok). Saat memberi sambutan, Djarot menjelaskan alasannya kembali didampingi oleh pemimpin daerah dan pemimpin DPRD.

“Ini saya bersama Ibu Winarti, Bupati Terpilih Tulang Bawang, nah saya tanya kapan dilantik? Ibu Winarti bulanh Juni ya, jadi masih bisa bantu pemenangan Basuki-Djarot,” ujar Djarot. “Yang ingin sampaikan banyak pertanyaan ini loh kok di Jakarta ini semua kader PDIP datang ke Jakarta baik itu kepala daerahnya, pimpinann DPRD-nya. Semua datang ke Jakarta untuk bersama-sama untuk memenangkan kita pasangan nomor urut 2,” sambungnya.

Djarot bertemu pedagang UKM di Jaktim | Foto: Nathania Riris Michicco/detikcom

Djarot mengatakan dalam hajatan Pilkada manapun, kader-kader PDIP selalu bergotong royong untuk turun menbantu pemenangannya, termasuk Winarti ketika memenagkan Kabupaten Tulang Bawang, Lampung. Bahkan di beberapa daerah lain seperti Aceh dan Papua Barat.

“Jadi tradisi ini bukan hanya untuk Pilkada di Jakarta tapi pilkada dimanapun juga sama. Bedanya di Jakarta ini tinggal Pilkada satu-satuanya di tahuh 2017 sehingga seluruh kader PDIP secara sukarela datang gotong royong untuk bantu pemenangan. Ini prinsip kita,” jelasnya. Dengan tegas, Djarot menuturkan bahwa Pilkada Jakarta lebih dari sekedar untuk memenangkan Ahok-Djarot, namun sekaligus untuk memperjuangkan ideologi kebangsaan.

“Ini bukan soal harga diri, bukan soal kalah-menang, bukan soal gubernur dan wakil gubernur saja, tidak. Ini soal ideologi pancasila, ini persoalan ideologi bhinneka tunggal ika, ini persoalan yang sangat mendesak sangat penting untuk Indonesia tercinta,” sebut mantan wali kota Blitar itu. “Ini bukan Jakarta saja, ini persoalan Indonesia. Kita selesaikan betul Indonesia,” tambahnya.

Dia kembali mengingatkan agar masyarakat bisa memilih berdasarkan hati nurani dan tidak menyeret masalah agama di Pilkasa manapun. “Ketika memilih pemimpin pemerintahan jangan dikaitkan dengan isu SARA, betul nggak? Karena pilihannya bukan itu doang karena nanti tahun 2018 ada Pilkada lagi di seluruh Indonesia. Jadi tolong pisahkan persoalan agama dengan soal Pilkada,” tutupnya. (nth/imk)

Sumber: detik.com

Advertisement