Polisi Temukan “Kebun” Ganja di Boven Digoel

Polisi Temukan “Kebun” Ganja di Boven Digoel

Ilustrasi - IST

Metro Merauke – Polres Boven Digoel, Papua berhasil menemukan dan membongkar “kebun” ganja di sekitar Camp Korindo Asiki, Selasa (21/3).

Ganja ditanam di atas lahan seluas 600 meter persegi. Untuk mengelabui petugas, pelaku menanam ganja bersama tembakau. Sekitar lokasi kebun dipalang kawat duri dan pelepah dan daun kelapa kering.

Kapolres Boven Digoel, AKBP Yamin Dian Priono saat dikonfirmasi Metro Merauke, Kamis (23/3) membenarkan penemuan kebun ganja itu.

Katanya, keberhasilan polisi mengungkap keberadaan kebun terlarang tersebut, merupakan pengembangan penangkapan terhadap dua warga berinisial R dan J. Keduanya ditangkap polisi ketika hendak bertransaksi ganja. Polisi menyita barang bukti paket ganja seberat 9 ons.

“Kami temukan 12 batang pohon ganja yang tumbuh subur di kebun warga berinisial K. Tinggi tanaman bervariasi. Kurang lebih 1,5 meter. Ada yang baru disemai,” kata AKBP Yamin Dian Priono.

Menurutnya, belasan pohon ganja itu tidak tumbuh alami. Sengaja dibudidayakan. Sayangnya, ketika penggerebekan, pemilik kebun berhasil kabur. Kini ia dalam kejaran polisi.

“Kami masih melakukan pendalaman. Ada dugaan, dari kasus ini ada yang lebih besar dan harus berhasil kami ungkap,” ujarnya.

Sementara R dan J yang tertangkap ketika akan bertransaksi ganja, masih menjalani pemeriksaan di Polres setempat. R diancam Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancamannya hukuman seumur hidup atau kurungan 20 tahun penjara.

“Sedangkan J dijerat Pasal 112 ayat 1 undang-undang yang sama dengan ancaman 4-12 tahun penjara,” katanya.

Selama kurun waktu tiga bulan terakhir, Polres Boven Digoel telah menangani tiga kasus Narkoba. Sebagai daerah perbatasan RI-PNG, kawasan Boven Digoel memiliki potensi tindak kejahatan, utamanya peredaran narkoba.

“Meminimalisir itu, kami melakukan pengawasan dan pengamanan menyeluruh. Ini butuh sinergitas dari semua komponen masyarakat. Bersama memberantas peredaran narkoba di Boven Digoel,” imbuhnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement