Operasi Simpatik 2017, Polres Merauke Jaring 211 Pelanggar

Operasi Simpatik 2017, Polres Merauke Jaring 211 Pelanggar

Ilustrasi Pelanggaran yang Ditilang

Metro Merauke – Selama 21 hari (1-21 Maret 2017) menggelar Operasi Simpatik Matoa 2017, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Merauke, Papua menjaring 211 pelanggar.

Kasat Lantas Merauke, AKP Andyka Aer kepada Metro Merauke mengatakan, tujuan digelarnya operasi simpatik secara nasional untuk menekan berbagai jenis pelanggaran lalulintas.

“Terutama untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar tertib di jalan raya. Sebanyak 211 pelanggar langsung diberikan blanko teguran supaya tidak mengulangi kembali,” kata AKP Andyka, Rabu (23/3).

Menurutnya, kalangan pelajar mendominasi pelanggaran. Jenis pelanggaran beragam. Mulai dari tidak memakai helm (pelindung kepala), muatan berlebih (berboncengan lebih dari dua orang) dan tidak melengkapi kendaraannya.

“Selama operasi berlangsung dengan titik sweeping di sejumlah tempat, juga banyak ditemukan kendaraan berplat nomor luar daerah,” ujarnya.

Katanya, untuk kendaraan dengan plat nomor dari luar daerah, Satlantas Polres Merauke memberikan himbauan agar pemiliknya melakukan mutasi kendaraan ke Kantor Samsat setempat. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement