Gaji Pekerja Perumahan Rakyat di Onggari Tak Jelas

Gaji Pekerja Perumahan Rakyat di Onggari Tak Jelas

70 Unit Rumah Bantuan Dari Kementerian di Kampung Onggari Merauke, Papua

Metro Merauke – Meski telah menyelesaikan 75 persen pembangunan 70 unit rumah bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat untuk masyarakat Kampung Onggari, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua, namun pembayaran gaji pekerja hingga kini tak jelas.

Kepala Kampung Onggari, Daniel Ndiken mengatakan, pembangunan rumah dilakukan sejak pertengahan 2016. Namun hingga kini, sisa pembayaran gaji pekerja belum ada kejelasan.

“Pembayaran gaji tukang (pekerja) baru diberikan dua kali oleh kontraktor. Belum lunas. Sisanya masih dalam penantian,” kata Daniel Ndiken, Kamis (16/3).

Hanya saja ia tak menjelaskan berapa gaji pekerja yang sudah dan belum dibayarkan kontraktor. Tapi kata dia, perhatian pemerintah patut diapresiasi. Namun pengerjaan rumah itu mengalami berbagai kendala.

“Misalnya saja, bahan seperti batu merah, kayu dan pasir sistem pinjam dari pengusaha. Perjanjiannya, ketika 20 atau 30 persen pembangunan dikerjakan, baru akan diberikan uang muka,” ujarnya.

Katanya, pembangunan yang merupakan program pemerintah sudah pasti ada pembayaran awal. Namun yang terjadi tidak seperti yang diharapkan.

“Dalam kontrak ada 90 unit rumah akan dibangun. Namun karena lokasi harus ditimbun terlebih dulu, sehingga hanya dibangun 70 unit. Dana pembangunan 20 unit rumah lainnya, digunakan untuk biaya penimbunan lokasi,” katanya.

Ia berharap, Pemkab Merauke membantu menyampaikan kendala tersebut kepada Kementerian Perumahan Rakyat. Dengan begitu segera ada solusi. Pembangunan rumah segera rampung dan ditempati masyarakat dan pekerja mendapat haknya. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement