Dishub Merauke Warning Juru Parkir Liar

Dishub Merauke Warning Juru Parkir Liar

Anak Usia Sekolah yang Menjadi Juru Parkir Liar, Terjaring Ketika Petugas Dishub Merauke Melakukan Penertiban, Kamis (16/3/2017)

Metro Merauke – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Merauke, Papua mewarning para juru parkir liar di wilayah itu, agar tidak meminta uang parkir kepada pengendara roda dua maupun empat yang memarkir kendaraannya di tempat-tempat tertentu.

Kepala Bidang Perhubungan Darat, Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke, Jacobus Tunai kepada Metro Merauke, Kamis (16/3) mengatakan, pihaknya memiliki sebanyak 44 petugas parkir. Mereka bertugas mengatur parkir kendaraan di sejumlah titik. Petugas parkir ini berseragam dan dibekali karcis. Jika ada petugas parkir diluar itu, merupakan juru parkir ilegal.

“Kami akan menindak tegas juru parkir liar yang melakukan pungutan parkir terhadap pengendara,” katanya.

Dalam penertiban juru parkir liar oleh Petugas Dinas Perhubungan Merauke, Kamis (16/3), ditemukan anak dibawah umur menjadi juru parkir dadakan. Mereka tersebar di sejumlah titik di dalam Kota Merauke.

“Mereka langsung didata. Mereka harusnya sekolah. Bukan berkeliaran dan menjadi juru parkir,” ujarnya.

Dinas Perhubungan masih memberikan toleransi terhadap para juru parkir liar. Mereka yang terjaring ketika penertiban, hanya mendapat peringatan.

“Saat ini masih diberikan himbauan. Jika terulang lagi, akan kami tindak tegas dan diberikan sanksi,” katanya.

Hal ini menurut dia, bukan hanya tanggungjawab pemerintah. Namun semua pihak harus ikut ambil bagian mengatasi masalah ini. Yang terpenting peran orang tua. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement

1 komentar

  1. Bagus sekali dengan adanya website metromerauke dngn ini kita bisa membaca berita tnpa harus baca di koran,tingkatkan Jaya selalu

    balas