Legislator: Bupati Perlu Selamatkan Ratusan Guru Merauke

Legislator: Bupati Perlu Selamatkan Ratusan Guru Merauke

Ketua Komisi B DPRD Merauke, Moses Kaibu

Metro Merauke – Legislator Kabupaten Merauke, Papua, Moses Kaibu bersuara pasca tertundanya wisuda 568 orang guru di kabupaten itu, lantaran belum menyelesaikan pembayaran uang registrasi yang berakhir, 13 Maret 2017.

Ketua Komisi B DPRD Merauke itu menyarankan, Bupati Merauke, Frederikus Gebze segera mencarikan solusi. Katanya, harus ada langkah dari pemerintah kabupaten menyelamatkan ratusan guru yang ikut Program Pengakuan Kerja Hasil Belajar (PPKHB) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Cenderawasih (FKIP Uncen) Jayapura itu.

“Keputusan tepat harus diambil bupati. Bupati telah berjanji membantu biaya pendidikan ratusan guru. Ini demi kemajuan pendidikan di daerah. Jangan sampai ini berdampak luas. Menghambat proses pendidikan,” kata Moses Kaibu kepada wartawan, Selasa (14/3).

Katanya, jika proses wisuda ratusan guru berjalan sebagaimana yang diharapkan, akan sangat membantu pendidikan di Merauke.

“Kalau guru selamat, pendidikan juga akan berjalan. Ini terkait kebijakan bupati,” ujarnya.

Bekerjasama dengan pihak ketiga sebagai langkah alternatif kata Moses, sangat tepat. Apalagi kini para guru itu menunggu kepastian.

Ia khawatir, kalau masalah ini tak segera dicarikan solusi, akan berujung pada aksi mogok para guru.

“Bisa terjadi. Makanya pemerintah harus serius. Harus dicarikan solusi. Apalagi tertundanya wisuda ratusan guru itu yang kedua kalinya,” katanya.

Meski tak dianggarkan dalam APBD 2017 lanjut dia, namun dari sisi kebijakan, bupati bisa saja bersikap. Ini demi dunia pendidikan Merauke. Harus ada cara lain menyelamatkan para guru itu. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement