Romanus Mbaraka: Merauke Masih Minim Industri

Romanus Mbaraka: Merauke Masih Minim Industri

Ilustrasi Aktivitas Ekonomi

Metro Merauke – Mantan Bupati Merauke, Papua, Romanus Mbaraka menyebut, hingga kini kabupaten yang pernah dipimpinnya itu masih minim industri.

Ia mengatakan, meski ada industri, misalnya produksi tahu-tempe, penggilingan daging untuk bahan baku bakso serta pembuatan kue, namun tak bisa menyerap banyak tenaga kerja.

“Merauke masih minim industri berskala besar, menengah maupun kecil atau dikenal industri kerakyatan. Industri yang sekarang ini tak bisa menyerap tenaga kerja dalam jumlah banyak,” katanya kepada Metro Merauke, Kamis (9/3).

Akibatnya, kata dia, kabupaten tersebut mengalami minus, dari aspek pendapatan perkapita. Untuk sementara, jika ada permintaan pembeli, itu semata-mata didorong gaji TNI/Polri serta belanja dari daerah pemekaran di wilayah Selatan Papua.

“Kalau hanya mengandalkan Merauke, sesungguhnya pendapatan sangat rendah. Coba orang ke toko maupun tempat kelontongan. Omset pendapatan mereka setiap hari, cendrung mengalami penurunan. Karena perekonomian Merauke sedang tidak berkembang baik,” ujarnya.

Katanya, salah satu solusi dalam situasi ini, perlu memaksimalkan belanja daerah. Apalagi tahun ini APBD Merauke mencapi Rp2,2 triliun. Dengan APBD senilai itu kata dia, bisa diatur pemanfaatannya sebaik mungkin.

“Belanja pegawai Rp1 triliun dan belanja pembangunan Rp 1 triliun. Intinya adalah harus dilakukan perencanaan. Karena begitu proyek jalan, tenaga kerja terserap, perputaran uang jalan dan orang pun berbelanja,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement