Puluhan Kampung di Merauke Rawan Bencana

Puluhan Kampung di Merauke Rawan Bencana

Kepala BPBD Kabupaten Merauke, Papua, Sonny Betaubun

Metro Merauke – Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merauke, Papua tercatat sebanyak 11 distrik dan 42 kampung di kabupaten itu berpotensi rawan bencana alam. Ini lantaran kontur tanah dan letak daratan lebih rendah dari permukaan laut.

Kepala BPBD Merauke, Papua, Sonny Betaubun mengatakan, dengan kondisi itu, berpotensi terjadi banjir dan tsunami. Pencegahan awal yang perlu dilakukan, manusia harus bersahabat dengan alam.

“Tindakan awal yang kami lakukan, mensosialisasikan ancaman bencana alam, ketika manusia tidak menjaga kelestarian alam, hutan dan lingkungannya,” kata Sonny, Kamis (9/3).

BPBD Merauke yang berkantor di Jalan GOR (Bekas Kantor Badan Perbatasan Daerah) samping Dinas pemuda dan Olah Raga setempat, belum lama terbentuk di kabupaten itu.

April mendatang, BPBD Merauke akan melakukan kegiatan perdana. Pelatihan dan sosialisasi relawan pencegahan bencana di Kampung Wogikel, Wanam, Bibikem dan Kalaoa, Distrik Ilwayab.

“Masing-masing kampung menyiapkan sebanyak 20 orang personil. Mereka akan terlibat dalam pelatihan dan sosialisasi pencegahan bencana,” ujarnya.

Kegiatan itu melibatkan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan personel TNI/Polri yang bertugas di wilayah tersebut. Kegiatan akan berlanjut di distrik dan kampung lainnya, yang masuk dalam daftar rawan bencana.

“Sesuai Pasal 24 tahun 2017, petugas BPBD Merauke melakukan tupoksinya. Mendata wilayah rawan terjadi abrasi pantai, banjir dan kebakaran. Kemudian, mengadakan pelatihan relawan bencana, sosialisasi pencegahan kepada masyarakat,” katanya.

Ia mengingatkan masyarakat segera menghentikan penggalian pasir di pinggir pantai atau tempat terlarang lainnya. Tidak menebang atau membakar hutan secara bebas. Sebab dampaknya, akan mempercepat terjadinya bencana alam. (Getrudis/Arjuna)

Advertisement