Puluhan Pelanggar Terjaring Operasi Simpatik

Puluhan Pelanggar Terjaring Operasi Simpatik

Ilustrasi Pelanggar Lalu Lintas yang Ditilang

Metro Merauke – Sebanyak 74 pelanggar terjaring Operasi Simpatik Matoa 2017 yang digelar Polres Merauke, Papua selama sepekan terakhir.

Beragam pelanggaran menjadi penyebab. Kondisi itu menggambarkan kesadaran masyarakat tertib lalu lintas di wilayah itu masih minim.

Kasat Lantas Merauke, AKP Andhyka Aer, Rabu (8/3) mengatakan, umumnya pelanggar tidak dapat menunjukkan SIM dan tidak memakai pelindung kepala (helm) untuk pengendara roda dua.

“Dari 74 pelanggar, sebanyak 11 diantaranya ditilang dan wajib mengikuti sidang di Pengadilan Negeri. Kebanyakan pelanggar berprofesi sebagai pelajar. Ada juga pegawai negeri,” katanya.

Operasi Simpatik Matoa akan berlanjut hingga 21 Maret mendatang. Tujuannya mengajak masyarakat lebih mentaati peraturan lalu lintas demi menjaga keselamatan di jalan raya.

Di Merauke, sepanjang Januari-Februari, tercatat sembilan kecelakaan lalu lintas. Satu diantaranya meninggal dunia.

“Kami harapkan masyarakat semakin patuh dalam berkendara di jalan raya. Dengan begitu dapat menekan terjadinya pelanggaran dan angka kecelakaan,” ujarnya. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement