Legislator Merauke Pertanyakan Janji Rp5 Miliar Bupati

Legislator Merauke Pertanyakan Janji Rp5 Miliar Bupati

Pembangunan Terminal Bandara Mopah, Merauke, Papua

Metro Merauke – Legislator Merauke, Hengky Ndiken mempertanyakan realisasi dana bantuan Rp5 miliar yang pernah dijanjikan Bupati Merauke, Papua, Frederikus Gebze kepada masyarakat pemilik ulayat tanah Bandara Mopah dengan seluas 60 hektar yang hingga kini belum terealisasi.

Ia mengatakan, dana itu akan digunakan untuk administrasi dan biaya ke Jakarta memperjuangkan penyelesaian pembayaran tanah Bandara Mopah.

“Setahun lalu, bupati menjanjikan masyarakat Marind-Buti bantuan dana senilai Rp5 miliar. Namun sampai sekarang tak kunjung direalisasikan,” kata Ndiken Senin (6/3).

Katanya, dana Rp5 miliar yang dijanjikan itu, juga merupakan kompensasi. Sekaligus meminta masyarakat pemilik ulayat tak melakukan pemalangan lahan.

“Masyarakat pemilik ulayat menuntut pemerintah pusat membayar ganti rugi tanah bandara seluas 60 hektar seharga Rp800 miliar. Namun sampai sekarang tak kunjung dibayar. Karena tak ada tindaklanjut bantuan dana, dalam waktu dekat kami akan palang bandara lagi,” ujarnya.

Beberapa waktu lalu, pemilik ulayat tanah Bandara Mopah maupun Pelabuhan Merauke bertemu staf khusus Presiden RI, Lenis Kogoya di salah satu hotel di Kota Merauke. Ketika itu, masyarakat meminta Lenis Kogoya menyerahkan dokumen kepada Presiden Jokowi sekaligus penyelesaian pembayaran tanah di dua lokasi  yang berbeda itu.

“Memang belum ada jawaban, tetapi jelasnya kami tak akan tinggal diam,” katanya. (LKF/Arjuna)

Advertisement