Cerita Lucu Osvaldo Soal Marinus Manewar di Persipura

Cerita Lucu Osvaldo Soal Marinus Manewar di Persipura

Osvaldo Haay membagi cerita lucu tentang rekannya di Persipura, Marinus Manewar | Foto: CNN Indonesia/Titi Fajriyah

Metro Merauke – Osvaldo Ardiles Haay punya cerita menarik tentang rekannya, Marinus Manewar. Di balik wajah yang sangar, ternyata striker muda Persipura Jayapura itu berhati lembut. Tapi juga, bersuara kecil. Mirip dengan perjalanan karier Osvaldo, sahabatnya Marinus juga sedang menjadi buah bibir di media massa nasional. Kedua pemain ini digadang sebagai bintang Timnas Indonesia di masa depan.

Pemberitaan soal Osvaldo mungkin sudah sering dikupas media massa. Beda halnya dengan sosok Marinus. Tak banyak yang tahu pemain asal Papua di mata pemain Persipura. Berdoa bersama merupakan hal yang wajib dijalani tim Mutiara Hitam. Biasanya, mereka berkumpul membentuk lingkaran untuk memanjaatkan doa baik sebelum berlatih atau bertanding.

Tanpa memandang perbedaan agama, rutinitas berdoa menurut kepercayaan masing-masing jadi hal rutin di klub berjuluk Mutiara Hitam. Biasanya, setiap pemain bergantian memimpin doa. Para pemain junior, acap kali menjadi sasaran tembak atau ditunjuk sebagai pemimpin doa. Tapi, kadang ada hal-hal yang diselingi becanda.

“Marinus itu sebenarnya lucu. Badannya tegap, tampang sangar, tapi kalau berdoa suaranya kecil sekali. Saya terkadang suka tertawa dalam hati,” ujar Osvaldo dalam sebuah perbincangan santai di kawasan penginapan Timnas Indonesia U-22. Valdo, begitu Osvaldo Ardiles Haay biasa disapa, begitu antusias menceritakan sosok Marinus. Sahabatnya itu dianggap sebagai striker andal yang diberkati dengan kemampuan komplet.

“Badannya sangat keras, tegap, kuat, dan larinya kencang. Kadang kalau harus body charge dengannya, badan saya jadi sakit-sakit. Wajah seram, tapi hati baik,” ujar Valdo sambil tertawa geli. Ia mengaku bingung kenapa pelatih Luis Milla tak memanggil kembali Marinus dalam seleksi tahap kedua. Sebelumnya, striker berusia 19 tahun itu masuk daftar seleksi gelombang awal.

“Menurut saya Marinus bagus, tidak tahu juga pertimbangannya apa. Yang pasti, pelatih punya penilaian sendiri soal pemain yang diinginkannya,” ujar Valdo. Seleksi tahap kedua sendiri telah rampung digelar, kemarin. Pelatih asal Spanyol berjanji akan mengirimkan nama-nama pemain yang dipilih untuk mengikuti seleksi tahap akhir, sore ini atau esok hari. Sebab, Milla ingin proses seleksi terakhir digelar pada 7 Maret mendatang.

Valdo berharap bisa kembali terpilih seleksi tahap ketiga bersama dengan sahabatnya, Marinus. “Saya yakin dan optimis saja. Mudah-mudahan bisa ketemu dengan dia (Marinus) di timnas,” harap Valdo. (bac)

Sumber: cnnindonesia.com

Advertisement