Ndiken: Empat DPRD Merauke Tak Punya Kapasitas

Ndiken: Empat DPRD Merauke Tak Punya Kapasitas

Ketua Komisi C DPRD Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken

Metro Merauke – Keberangkatan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Merauke, Marotus Solikah bersama tiga legislator lainnya, Fransiskus Sirfefa, Daniel Walinaulik dan Nathaniel Palinting ke Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/3) pagi bersama pihak eksekutif dikritisi Ketua Komisi C DPRD Merauke, Hendrikus Hengky Ndiken.

Ia mengatakan, meski tujuannya mencari tahu keberadaan empat pesawat milik Pemkab Merauke yang pernah dioperasikan PT Merpati Nusantara Airlines (PT MNA Persero), sebelum perusahaan penerbangan dibawah BUMN itu berhenti beroperasi, 2014 lalu, namun keempat legislator Merauke itu tak punya kapasitas dalam hal tersebut.

“Harusnya yang berangkat adalah Komisi C. Bukan menunjuk orang begitu saja, tanpa melihat tugas pokoknya,” kata Hendrikus Hengky Ndiken Kamis (2/3).

Unsur pimpinan dewan kata dia, yang harusnya berangkat bersama eksekutif yakni Wakil Ketua II DPRD Merauke, Beny Latumahina. Ia menduga, ada unsur suka tidak suka di lembaga dewan. Akibatnya, menunjuk anggota dewan tanpa melihat tupoksi.

Menurutnya, sebelum menentukan siapa anggota dewan yang  berangkat, harus dilakukan pertemuan terlebih dahulu. Dari situ akan disepakati siapa yang berangkat mewakili pihak parlemen.

“Saya harap setelah kembali, para anggota dewan itu mempresentasikan hasil pertemuan dengan managemen PT MNA. Jangan sampai terkesan hanya menghabiskan uang, tanpa hasil,” ujarnya.

Katanya, sudah beberapa kali ia bersama Tim Kerjasama Operasional (KSO) bertemu membahas aset pesawat itu. Namun tak ada tindaklanjut pengembalian empat pesawat milik Pemkab Merauke hingga kini. (LKF/Arjuna)

Advertisement