Koramil Getentiri Bersama Warga Timbun Jalan Rusak

Koramil Getentiri Bersama Warga Timbun Jalan Rusak

Prajurit TNI dari Koramil 1711-13/Getentiri bersama warga bergotong royong menimbun sejumlah titik ruas jalan, salah satunya di Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Selasa (28/2) | Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih

Metro Merauke – Beberapa ruas jalan yang merupakan akses penghubung utama bagi warga kini kondisinya memprihatinkan. Menyikapi akan hal ini, para Babinsa Koramil Getentiti dan warga melaksanakan perbaikan dengan menimbunan ruas-ruas jalan yang berlubang.   Prajurit TNI dari Koramil 1711-13/Getentiri bersama warga bergotong royong menimbun sejumlah titik ruas jalan, salah satunya di Kampung Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Komandan Koramil (Danramil) 1711-13/Getentiri Mayor Inf Abd Malik ketika dihubungi dari Kota Jayapura, Papua, Selasa, mengatakan akibat tingginya curah hujan sejak awal tahun hingga kini, tanpa disadari telah membuat beberapa kerusakan jalan, termasuk jalan masuk ke perkampungan terkena imbas dari curah hujan yang tinggi.”Beberapa ruas jalan yang merupakan akses penghubung utama bagi warga kini kondisinya memprihatinkan. Menyikapi akan hal ini, para Babinsa Koramil Getentiti dan warga melaksanakan perbaikan dengan menimbunan ruas-ruas jalan yang berlubang dan tergenang air pascahujan,”katanya.

Menurut dia, penimbunan jalan tersebut bertujuan untuk melancarkan arus kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun roda enam dikarenakan kondisi jalan yang sudah tidak layak. “Seperti kita tahu, jalan ini merupakan akses utama bagi warga melaksanakan aktivitas, baik berkebun maupun mengangkut hasil panen mereka. Untuk itu, sejak kemarin kami berupaya memperbaikinya bersama warga. Meskipun belum maksimal, setidaknya bisa digunakan dengan lancar,” kata Malik.

Sementara itu, Kepala Kamoung Asiki Osiomo Kinggo mengaku bangga karena warganya bisa bahu membahu bersama aparat TNI untuk bergotong royong menimbun jalan yang rusak karena hujan. “Harapannya ini menjadi contoh bagi semua warga disini, jika ada persoalan harus ditangani bersama-sama, sehingga ada jalan keluar yang baik.

Memperbaiki jalan dengan menimbun sejumlah titik-titik jalan yang rusak merupakan kebersamaan yang baik,” katanya Osiomo. Senada itu, salah satu warga yang ikut membantu Lukas Woyru mengatakan kepedulian TNI dengan mengajak warga merupakan hal yang luar biasa, karena sudah dua bulan terakhir banyak ruas jalan yang rusak. “Ya, mau bagaimana lagi, pakai motor saja tidak bisa lewat. Makanya harus diperbaiki, beruntung kami mendapat perhatian dari para prajurit TNI,”  katanya. (***)

Sumber: antara papua.com

Advertisement