Bupati Lantik Lurah Kamundu, Warga Kecewa

Bupati Lantik Lurah Kamundu, Warga Kecewa

Tim Pemekaran Kamundu, Kabupaten Merauke, Papua Ketika Memberikan Keterangan Pers Kepada Awak Media, Rabu (1/3)

Metro Merauke – Warga Kelurahan Kamundu, Merauke, Papua kecewa dengan pelantikan lurah setempat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke. Kekecewaan muncul lantaran orang yang dilantik memimpin salah satu kelurahan yang baru dimekarkan dari Kelurahan Kelapa Lima itu tidak sesuai pilihan dan usulan masyarakat.

Ketua Tim Pemekaran, Bertolomeus mengatakan, pihaknya berencana bertemu Bupati Merauke, Fredy Gebze untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait Lurah Kamundu. Tak hanya itu masyarakat juga tak sependapat dengan penempatan kantor dan perangkat kerja Kelurahan Kamundu.

“Pemekaran kelurahan bukan kepentingan sendiri, melainkan kebutuhan warga yang berjumlah empat ribu jiwa. Ini karena Kelurahan Kelapa Lima sangat luas. Masyarakat akhirnya sepakat ada pemekaran kelurahan,” kata Bartolemus kepada wartawan, Rabu (1/3).

Katanya, pemekaran Kelurahan Kamundu diperjuangkan sejak 2007. Pada 2017 pemekaran kelurahan tersebut akhirnya disetujui, dengan harapan mempermudah pelayanan kepada masyarakat.

Warga menyatakan senang lantaran usulan pemekaran Kelurahan Kamundu disetujui pemerintah setempat. Warga telah menyedikan lokasi pembangunan kantor lurah. Namun warga kecewa lantaran lurah yang ditunjuk Pemkab Merauke bukan putra-putri Kamundu.

“Padahal sejak awal usulan pemekaran, masyarakat telah menyertakan empat nama yang diusulkan menjadi lurah. Namun tak satupun nama itu diakomodir. Kami harus bertemu bupati menyampaikan aspirasi. Jika jabatan Lurah Kamundu tidak dapat diubah, baiknya anak-anak Kamundu diberi kepercayaan mendapatkan jabatan di kelurahan,” ujarnya.

Hal yang sama dikatakan tokoh pemuda, Rofinus Yawon dan Ketua RT 30/RW 07, Yoseph A Andap. Mereka berharap pemerintah menghargai perjuangan masyarakat. Sejak 10 tahun memperjuangkan pemekaran Kelurahan Kamundu. Pemkab Merauke perlu memberikan kesempatan kepada anak-anak Kamundu yang punya potensi mengisi perangkat kerja di kelurahan setempat. (Nuryani/Arjuna)

Advertisement