SATGAS PAMTAS RI-PNG Temukan Ganja dan Senpi-Amunisi

SATGAS PAMTAS RI-PNG Temukan Ganja dan Senpi-Amunisi

Satgas pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti menemukan satu paket ganja seberat 200 gram, dan satu pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis revolver serta tiga butir amunisi aktif kaliber 9 mm, di rumah Dinas Kehutanan yang telah lama kosong di Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Rabu (22/2) | Foto: Istimewa/Pendam XVII/Cenderawasih

Metro Merauke – Sampai di rumah kosong tersebut, kami mendapati adanya beberapa orang di dalamnya, namun setelah kami peringatkan untuk menyerah, mereka kabur melalui pintu belakang rumah menuju kearah hutan. Saat kami geledah rumah itu kami dapati barang-barang ini

Jayapura Satgas pengamanan perbatasan (Pamtas) RI-PNG Yonif 122/Tombak Sakti menemukan satu paket ganja seberat 200 gram, dan satu pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis revolver serta tiga butir amunisi aktif kaliber 9 mm, di rumah Dinas Kehutanan yang telah lama kosong di Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, pada Rabu (22/2). Prajurit TNI AD itu menemukan ganja dan senpi beserta amunisi tersebut, setelah menindaklanjuti laporan Ope, seorang pemotong kayu di Kampung Kriko, Distrik Arso Timur, yang menduga adanya kegiatan mencurigakan di rumah kosong itu.

Atas laporan masyarakat itu, Kapten Inf Boimin selaku Komandan Kompi (Danki) C Satgas Yonif 122/TS kemudian memimpin pelaksanaan patroli guna mengecek kebenarannya. “Sampai di rumah kosong tersebut, kami mendapati adanya beberapa orang di dalamnya, namun setelah kami peringatkan untuk menyerah, mereka kabur melalui pintu belakang rumah menuju kearah hutan. Saat kami geledah rumah itu kami dapati barang-barang ini,” kata Kapten Boimin sembari menunjukkan barang temuan itu.

Dansatgas Pamtas Yonif 122/TS Mayor Inf Sigit Sugiharto kemudian mengapresiasi kesigapan anak buahnya dalam menyikapi laporan masyarakat. “Saya bangga atas prestasi mereka, dan saya juga sudah merintahkan Pasi Intel Satgas untuk segera menyerahkan seluruh barang bukti ini kepada satuan atas untuk ditindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” ujar alumnus Akmil Tahun 2000 itu.

Ia pun menekankan pentingnya jalinan kerja sama dan pembinaan teritorial kepada masyarakat, terutama di sekitar pos masing-masing, serta harus tetap waspada. Seluruh jajarannya diminta agar selalu meningkatkan profesionalisme dan kewaspadaan dalam melaksanakan setiap tugas, agar keberhasilan satgas dalam bidang teritorial maupun dalam hal mengatasi kegiatan-kegiatan illegal di perbatasan RI-PNG dapat terwujud. (*/adv)

Sumber: antara papua.com

Advertisement