Penggunaan Alat Pengaman Seks di Merauke Meningkat
Cakrawala

Penggunaan Alat Pengaman Seks di Merauke Meningkat

Kantor KPA Merauke, Papua

Metro Merauke – Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Merauke, Papua mengklaim sepanjang tahun 2016, penggunaan alat pengaman seks (kondom) meningkat di Merauke. Tercatat jumlah kondom dan lubricant yang terpakai 102.880 Pcs.

Pengelola Logistik KPA Merauke, Paul Beay mengatakan, jumlah itu tidak termasuk kondom yang diperjualbelikan di toko obat (apotek). “Tahun 2016, penggunaan kondom memang meningkat dari target capaian kondom setiap semester, 4.000 Pcs,” kata Paul, Jumat (24/2).

Menurut dia, pendistribusian kondom dari gudang KPA difokuskan kepada 7 agen dan outlet. “Seperti di Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR), Katane Support Group, Iwamer, Yasanto, Pokja HIV RSUD, GPI Klasis Papua dan YCB,” sebutnya.

Untuk memantau penggunaan kondom di Merauke, KPA memantau dan mendata setiap kali pengambilan. Di samping itu, pihaknya terus gencar untuk memberi pemahaman tentang bahaya berganti-ganti pasangan. “Kondom yang didistribusikan tersebut diberikan secara gratis,” katanya.

Terkait peredaran kondom di sejumlah outlet, menurut Paul, bukan berarti pihaknya melegalkan transaksi seks karena masalah tersebut menjadi urusan individu. Tujuan utamanya untuk mencegah penularan HIV/Aids.

“Kondom gratis bukan untuk mendukung seks bebas, tapi lebih mengantisipasi penyebaran HIV/AIDS di Merauke,” pungkasnya. (Nuryani/Emanuel)

Post Comment