Distrik Mimika Timur Merutinkan Pemantauan Barang Kedaluwarsa

Distrik Mimika Timur Merutinkan Pemantauan Barang Kedaluwarsa

Kepala Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Katarina Saweri | Foto: Antara Papua/Jeremias Rahadat

Metro Merauke – Kami melihat hal ini bukan tanggung jawab pihak kesehatan saja tetapi semua pihak untuk mengatasi maraknya barang kedaluwarsa yang dijual di toko atau kios-kios di kampung-kampung.  Pemerintah Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua, merutinkan pemantauan barang kedaluwarsa yang dijual di toko dan kios, guna memastikan tidak ada barang dagangan yang tidak layak.

Kepala Distrik Mimika Timur, Katarina Saweri di Timika, Rabu, mengatakan pemantauan pasar tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya mengkonsumsi makanan, minuman, dan obat-obatan yang sudah tidak layak. Program tersebut menurut Katarina merupakan program puskesmas Mimika Timur yang telah diadopsi sebagai program rutin di distrik Mimika Timur yang dalam pelaksanaannya akan melibatkan semua pihak diantaranya TNI, Polri, pihak puskesmas, dan aparat distrik setempat.

“Kami melihat hal ini bukan tanggung jawab pihak kesehatan saja tetapi semua pihak untuk mengatasi maraknya barang kedaluwarsa yang dijual di toko atau kios-kios di kampung-kampung,” katanya. Aksi pemantauan rutin itu akan diprogramkan setiap tiga bulan dan sudah mulai berjalan sejak awal Februari di dua tempat yaitu di kawasan pelabuhan Pomako dan kampung Hiripau. “Nanti kampung-kampung lain seperti Muare, Tipuka dan kaugapu juga akan kebagian sesuai dengan jadwal yang telah dibuat,” kata Katarina.

Selain melakukan pengecekan makanan dan minuman kedaluarsa, pihak distrik juga akan melakukan pengecekan terkait kelengkapan izin usaha seperti SITU dan SIUP pada pedagang yang ada di wilayah itu. Kendati pemeriksaan kelengkapan izin usaha bukan kewenangan pihak distrik namun Katarina mengatakan bahwa hal tersebut sengaja dilakukannya untuk membantu SKPD terkait pendapatan asli daerah. (***)

Sumber: antarapapua.com

Advertisement