Kapolres Merauke Tegaskan Pasar Malam akan Ditutup

Kapolres Merauke Tegaskan Pasar Malam akan Ditutup

Kapolres Merauke, Papua, AKBP. Taufik Irpan Awaluddiin

Metro Merauke – Kepala Polres Merauke, Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Taufik Irpan Awaluddin menegaskan pasar malam di Jalan Seringgu akan ditutup. Hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tetapi Kapolres Taufik tak menjelaskan sebab pasar malam itu ditutup meski diklaim sebagai tempat hiburan rakyat. “Yang jelas akan ditutup dalam arti untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Taufik kepada wartawan, Rabu (22/2).

Taufik menjelaskan, izin kegiatan pasar malam dikeluarkan oleh pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pariwisata. “Kami melihat asas manfaatnya. Jika suatu kegiatan dari segi hiburannya ada, tetapi ada masalah sosial seperti konflik atau keributan dan permainan itu mengandung unsur pidana, maka kita tidak mengakomodir,” ujarnya.

Ke depan, ia meminta Dinas Pariwisata lebih teliti merumuskan bentuk hiburan bagi masyarakat sebelum mengeluarkan izin kegiatan. Terutama implementasi kegiatannya tidak menimbulkan kontroversi.

“Kita ingin ada kegiatan hiburan, tapi tak jadi konflik dan juga tidak menjadi pertentangan. Nanti seolah-olah dibiarkan seperti itu,” katanya, seraya menambahkan, sebelum ditutup, ia akan berbicara dengan bagian intelejennya terlebih dahulu.

Informasi Metro Merauke, terjadi kericuhan antaranggota TNI di pasar malam Seringgu, Selasa (21/2) malam, yang mengakibatkan satu anggota dirawat di rumah sakit.

Sementara sebelumnya, sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan legislatif ‘bersuara keras’ agar kepolisian menutup pasar malam di Seringgu, karena diduga menjadi arena perjudian. (Getrudis/Emanuel)

 

Advertisement