Pasca AS, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Dihantui Eropa

Pasca AS, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Dihantui Eropa

Ardan Adhi Chandra | Foto: Ardan Adhi Chandra | mkj/mkj

Metro Merauke – Kondisi ekonomi dunia saat ini masih dihantui ketidakpastian. Setelah terpilihnya Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), beberapa rencana kebijakan juga ditunggu kepastiannya oleh para pelaku pasar di dunia, termasuk Indonesia. Selain AS, ketidakpastian ekonomi juga akan dihadapkan dari beberapa negara di Eropa yang akan melangsungkan pemilihan umum di tahun ini, seperti Jerman, Belanda, dan Prancis.

“Tahun ini akan lebih complicated, banyak negara di Eropa sebagai penentu ekonomi seperti Yunani, Jerman, Belanda, Prancis ketiganya dalam situasi pemilu. Sehingga tidak bebas dalam menyampaikan, karena menjelang pemilu banyak sentimen,” jelas Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam seminar Problem Defisit Anggaran dan Strategi Optimalisasi Penerimaan Negara 2017 di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (20/2). Selain itu, perekonomian Yunani dalam beberapa bulan ke depan juga diperkirakan bakal menjadi perhatian dunia.

“Dalam tiga bulan ke depan tidak mengagetkan perdebatan kondisi ekonomi Yunani ambil alih dunia,” kata Sri Mulyani.
Di sisi lain, harga komoditas yang masih belum sepenuhnya pulih menjadi tantangan berbagai negara di dunia di tahun ini untuk meningkatkan perekonomiannya. Indonesia sendiri, pertumbuhan ekonominya masih terus tumbuh positif berada di level 5-6% di tengah perlambatan ekonomi dunia.

“Ekonomi Indonesia tidak buruk. Sesudah 2010 ekonomi dunia melemah, Indonesia ada pelemahan tapi masih dalam level 6% dan 5%. Paling rendah 2015 lalu karena tren ekonomi dunia turun,” tutup Sri Mulyani. (Ardan Adhi Chandra)

Sumber: detik.com

Advertisement