PLN Resmikan Gerai Layanan Listrik Lumen di Merauke

PLN Resmikan Gerai Layanan Listrik Lumen di Merauke

Manajer Niaga PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, Yosephina Kwano meresmikan Gelis Lumen di Merauke, Senin (20/2)

Metro Merauke – Bertempat di halaman Toko Harian Listrik Merauke, Papua, Senin (20/2), Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Papua dan Papua Barat meresmikan gerai layanan listrik (Gelis) “Lumen” yang dikelola mitranya, CV. Karya Pratama.

Manajer CV. Karya Pratama Merauke, Yohanes Letsoin mengatakan gerai layanan listrik Lumen lahir untuk menjawab program Papua Terang yang dicanangkan pemerintah pusat. Kerja sama dengan PLN ini sebagai upaya untuk memperpendek pelayanan kepada masyarakat.

“Khusus di Papua, pemerintah secara nasional sudah menetapkan target Papua Terang di tahun 2020,” kata Letsoin.

Dijelaskan juga, pendirian gerai layanan listrik Lumen karena terdorong alasan betapa pentingnya energi listrik, yang digunakan hampir di semua sektor. “Latar belakangnya juga karena aspek sosial ekonomi. Transparansi PLN melahirkan peluang-peluang ekonomi. Di mana muaranya terkait kesejahteraan masyarakat khususnya dalam kelistrikan,” ujarnya.

Di Gelis Lumen, tambahnya, masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi mengenai pemasangan listrik baru sesuai tarif resmi, perubahan daya hingga pembayaran rekening listrik dan pembelian token listrik. “Kami harap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Gelis Lumen,” imbuhnya.

Sementara itu, Manajer Niaga PLN Wilayah Papua dan Papua Barat, Yosephina Kwano mengatakan keberadaan gerai layanan listrik untuk mendekatkan dan memudahkan pelayanan kepada pelanggan baru maupun lama. “Juga sebagai upaya PLN menekan praktek percaloan listrik,” terangnya.

Yosephina mengaku cukup banyak keluhan masyarakat di Papua terkait mahalnya biaya penyambungan baru, dan itu diduga dilakukan oleh para calo. “Untuk itu kami minta masyarakat lebih berhati-hati. Lebih baik ke gerai layanan listrik, karena harganya sesuai ketentuan resmi dan tidak mahal,” tandasnya. (Nuryani/Emanuel)

Advertisement