Prajurit TNI AL Dibekali Sebelum Bertugas di Perbatasan dan Daerah Rawan

Prajurit TNI AL Dibekali Sebelum Bertugas di Perbatasan dan Daerah Rawan

Puluhan prajurit Lantamal XI Merauke, Papua mengikuti pelatihan pra tugas, Sabtu (18/2)

Metro Merauke – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XI Merauke, Papua melaksanakan pelatihan pra tugas bagi puluhan prajurit Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan dan Operasi Pengamanan Daerah Rawan.

Pelatihan itu bertujuan agar prajurit TNI AL mampu mencegah kegiatan ilegal di wilayah perbatasan Indonesia dan Papua Nugini maupun di daerah rawan. Juga dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di perbatasan negara.

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari di Mako Lantamal XI, diikuti oleh 60 orang prajurit TNI AL. Mereka akan ditugaskan menjaga perbatasan RI-PNG di Pos AL Torasi, Pos AL Wanam dan Pos AL Bade.

“Kami memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan agar prajurit memahami tugas pokoknya. Lalu dapat mendeteksi dan mencegah tindakan yang merugikan bangsa,” kata Asops Lantamal XI, Kolonel Laut (P) Bambang Kuncoro, Sabtu (18/2).

Puluhan prajurit itu akan bertugas selama 6 bulan, dan diharapkan mereka memberikan kontribusi positif untuk bangsa dan negara serta mampu mencegah berbagai ancaman maupun tindakan ilegal.

Materi yang diberikan antara lain menyangkut kebijakan pengelolaan lingkungan hidup, hukum humaniter internasional, penyidikan di laut, fungsi TNI sebagai penangkal terhadap ancaman militer dari luar negeri, patroli pengamanan dalam tugas, intelijen maritim, analisa daerah operasi dan standar operasi Satgas Pamtas RI-PNG. (Getrudis/Emanuel)

Advertisement