Pemerintah Tidak Mengizinkan Investor Buka Perkebunan Sawit di Merauke

Pemerintah Tidak Mengizinkan Investor Buka Perkebunan Sawit di Merauke

Masyarakat pemilik ulayat di Distrik Muting, Merauke, Papua menolak perusahaan kelapa sawit

Metro Merauke – Wakil Bupati Merauke, Sularso mengungkapkan pihaknya tidak lagi memberi perizinan kepada investor untuk membuka perkebunan kelapa sawit di daerah ini, menyusul adanya aturan yang menunda (moratorium) izin pembukaan kawasan hutan menjadi perkebunan kelapa sawit.

“Untuk investor yang sudah diberikan izin membuka perkebunan kelapa sawit memang diizinkan tetap berjalan. Tapi mereka yang baru mau membuka, itu tidak lagi diberikan,” terang Sularso, Jumat (17/2).

Sularso menjelaskan pihaknya tetap mengikuti arahan dan kebijakan Presiden Joko Widodo yang menghentikan sementara pengembangan perkebunan sawit. “Sehingga di Merauke hanya fokus pada lahan pertanian, khusus pangan. Kelapa sawit sudah dibatasi,” tuturnya.

Terkait izin 11 perusahaan perkebunan yang terancam dicabut karena tak menggunakan lahan? Sularso membenarkan hal itu. “Sesuai aturan yang berlaku jika sudah diberi izin, tapi selama 3 tahun tak memanfaatkan lahan, maka pemerintah berhak mencabut izinnya,” tegasnya.

Setelah dicabut, pemerintah akan meninjau kembali status lahan yang tidak dimanfaatkan itu. Lahan bisa dikembalikan kepada pemilik ulayat ataupun dimanfaatkan untuk kepentingan pembangunan yang lain. “Bukan milik Pemda, tapi kita bisa manfaatkan atau dikembalikan kepada prosedur awalnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Sekretariat Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Agung Merauke, Papua, Pastor Anselmus Amo MSC, meminta pemerintah untuk melakukan pembenahan secara intensif di bidang perkebunan. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, investasi perkebunan sawit berakibat hilangnya jutaan hektar hutan dan konflik akibat perampasan lahan masyarakat, termasuk di Kabupaten Merauke.

Rohaniwan Katolik ini menganjurkan agar dalam masa memoratorium, pemerintah melakukan assessement (penilaian), baik terhadap lingkungan dan dampak sosial dari pembukaan perkebunan kelapa sawit. (Emanuel)

Advertisement