Guru Kontrak di Merauke Telah Diaktifkan Kembali

Guru Kontrak di Merauke Telah Diaktifkan Kembali

Prajurit Satgas TNI AD mengajar murid-murid daerah perbatasan RI-PNG di Kabupaten Merauke, Papua

Metro Merauke – Sejumlah guru kontrak yang direkrut tahun 2014 lalu kini telah diaktifkan lagi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke, Papua. Mereka ditugaskan kembali di beberapa sekolah yang di berada di pedalaman.

Kepala Disdikbud Merauke, Felix Liem Gebze mengatakan para guru kontrak ini membawa visi-misi menuntaskan buta aksara di kampung-kampung lokal, terutama yang kurang mendapat sentuhan pendidikan.

“Tugas mereka untuk mengejar ketertinggalan dan memberantas buta huruf di kampung-kampung. Dengan harapan, tidak lagi ditemukan anak-anak tamatan sekolah dasar yang tak bisa menulis, membaca dan berhitung,” kata Felix, Kamis (16/2).

Ia menjelaskan, para guru kontrak yang ditugaskan ke pedalaman telah diperingatkan untuk tidak mengajar atau minta mutasi ke kota. Telah ada kesepakatan dalam kontrak, bahwa mereka komitmen mengajar di pedalaman. “Kontrak akan diputuskan kalau ada yang mutasi ke kota atau mengajar di sekolah titipan. Sebab tujuan kita mengangkat mereka untuk bertugas di pedalaman,” ujarnya.

Felix menambahkan, gaji para guru kontrak ini bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), dan mereka ditargetkan untuk mengatasi persoalan membaca, menulis dan berhitung (Calistung). (Getrudis/Emanuel)

Advertisement