Gaji Guru Tak Cukup Sewa Speedboat ke Distrik Waan

Gaji Guru Tak Cukup Sewa Speedboat ke Distrik Waan

Speedboat yang biasa disewa di daerah pedalaman Kimaam dan Waan, Merauke, Papua

Metro Merauke – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wetau, Distrik Waan, Kabupaten Merauke, Papua, Wilhelmus Rahailyaan mengungkapkan gaji yang diterimanya setiap bulan sebesar Rp5 juta, tidak cukup untuk menyewa speedboat dari Kimaam sampai tempat tugas.

“Bagaimana mungkin kalau biaya sewa speedboat dari Distrik Kimaam menuju ibukota Distrik Waan sebesar Rp7 juta. Belum lagi menuju ke tempat tugas di Kampung Wetau dengan biaya sewa speed lagi Rp6 juta. Total biaya sewa sekali jalan adalah Rp13 juta,” ungkap Wilhelmus kepada Metro Merauke, kemarin.

Dengan biaya sewa sangat mahal itu, para guru yang bertugas di daerah pedalaman, harus berpikir keras mencari jalan keluarnya. “Ya, kalau kami datang di kota dan setelah selesai urusan, tak mungkin langsung pulang. Karena masih harus meminjam uang untuk biaya sewa speed,” tuturnya.

Sementara gaji setiap bulan yang diterima, tentunya untuk membiayai hidup keluarga di kota serta anak-anak yang masih sekolah. Belum lagi membeli beberapa kebutuhan pokok untuk dibawa pulang ke tempat tugas.

“Memang ada dana insentif, lauk pauk maupun tunjangan lain. Hanya saja, tidak diberikan oleh Dinas Pendidikan dan Pengajaran Merauke. Alasannya, kami tidak melaksanakan tugas, sehingga uang yang ada masuk kembali ke kas daerah,” katanya.

Dengan kondisi seperti demikian, ia berharap Pemerintah Kabupaten Merauke dapat mendengar keluhan para guru di daerah pedalaman ini. (LKF/Emanuel)

Advertisement