Massa Unjuk Rasa Desak Pemkab Merauke Audit Sekolah-Sekolah

Massa Unjuk Rasa Desak Pemkab Merauke Audit Sekolah-Sekolah

Aparat keamanan nampak berjaga-jaga saat massa melakukan unjuk rasa damai di Gedung Negara, Merauke, Kamis (9/2)

Metro Merauke – Solidaritas Masayarakat Peduli Pendidikan (SMPP) Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (8/2), menggelar unjuk rasa di kantor sementara bupati (Gedung Negara), Dinas Pendidikan dan Kebudayan, Inspektorat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Mereka menuntut perhatian pemerintah daerah terhadap berbagai persoalan pendidikan di kabupaten ini, salah satunya proses pendidikan yang stagnan di Kampung Padua Distrik Ilwayap.

Koordinator aksi, Natalis Nauce meminta pimpinan daerah, dalam ini bupati, wakil bupati dan legislatif untuk memberikan perhatian serta pengawasan terhadap Dinas Pendidikan, para kepala sekolah, ketua komite dan bendahara sekolah.

Dia juga meminta agar Inspektorat melakukan audit terhadap sekolah-sekolah yang bermasalah, seperti di SD YPPK St. Antonius Padua di Ilwayap. “Bupati dan DPRD wajib mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menindak dan memberi sanksi tegas kepada sekolah-sekolah dasar yang indisipliner,” pintanya, pagi tadi.

Pun diminta agar pemerintah memperhatikan nasib tenaga pendidik sukarelawan agar mereka juga mendapat kesejahteraan. Pemerintah perlu bijak mengalokasikan sedikit dana bantuan operasional sekolah (BOS) kepada mereka.

“Dengan membuat peraturan atau SOP-nya, kami pikir itu bisa dilakukan. Perlu dibangun kantor dinas pendidikan dan sarana penginapan UPTD di setiap distrik,” ucap Nauce.

Dia berharap agar hasil audit oleh Inspektorat dan pemeriksaan Dinas Pendidikan dapat disampaikan juga kepada Solidaritas Masayarakat Peduli Pendidikan Merauke.

Unjuk rasa damai yang dimulai sekitar jam 10:00 pagi dimulai dari Gedung Negara dijaga ketat oleh aparat keamanan. Massa selanjutnya bergerak ke Dinas Pendidikan, Kantor Inspektorat dan DPRD Merauke. (Getrudis/Emanuel)

Advertisement