Baru Mulai, Piala Presiden Raup Rp144 Juta dari Denda Saja

Baru Mulai, Piala Presiden Raup Rp144 Juta dari Denda Saja

Persiba Balikpapan melawan Persela Lamongan di Piala Presiden 2017 | ANTARA FOTO/Fahrul Jayadiputra

Metro Merauke – PSSI menetapkan denda untuk meminimalisir pelanggaran keras selama digelarnya Piala Presiden 2017. Tetapi, sepertinya hal itu belum berpengaruh besar. Setelah seluruh pertandingan pertama seluruh lima grup digelar, tercatat wasit mengeluarkan total 43 kartu kuning dan tiga kartu merah.

Jika mengacu pada peraturan PSSI jelang Piala Presiden, pemain yang terkena kartu kuning akan dikenakan denda Rp3 juta. Sedangkan pemain yang kena kartu merah akan didenda Rp5 juta.

“Kartu kuning denda Rp3 juta, dan kartu merah Rp5 juta. Kartu kuning dua kali dalam satu pertandingan, denda yang dijatuhkan paling besar, maka kami pakai Rp5 juta,” ujar Ketua Panitia Pelaksana Piala Presiden 2017, Iwan Budianto, di sela-sela laga pembukaan antara PSS Sleman vs Persipura Jayapura, Sabtu, 4 Februari 2017.

Artinya, dari pertandingan pertama saja, Piala Presiden telah mengumpulkan uang denda sebesar Rp144 juta!
Persiba Balikpapan menjadi klub dengan denda paling besar setelah mendulang enam kartu kuning dan satu kartu merah saat hadapi Persela Lamongan, 6 Februari 2017. Artinya, Persiba harus membayar Rp23 juta.

Persipura Jayapura dan Madura United menjadi tim yang harus mengeluarkan denda terbesar kedua selaam pertandingan pertama kemarin. Keduanya mendapatkan total tiga kartu kuning, dengan total denda sebesar Rp9 juta.
PSCS Cilacap menjadi klub dengan denda terbesar ketiga, setelah mendapatkan satu kartu kuning dan satu kartu merah. Total dendanya mencapai Rp8 juta.

Sementara itu, Bhayangkara FC sebenarnya hanya mendapatkan satu kartu, tetapi harus membayar denda tidak berbeda jauh. Karena I Putu Gede Juni Antara mendapatkan kartu merah saat hadapi Arema FC kemarin. Lalu tercatat lima tim mendapatkan denda paling kecil karena hanya dapat satu kartu kuning “senilai” Rp3 juta, yaitu PSS Sleman, Persib Bandung, Arema FC, Semen Padang dan Mitra Kukar. (one)

Sumber: viva.co.id

Advertisement