Pemkab Merauke Segera Tarik Izin dari Belasan Investor

Pemkab Merauke Segera Tarik Izin dari Belasan Investor

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Merauke, S.P. Tjahjo Purnomo

Metro Merauke – Pemerintah Kabupaten Merauke, Papua akan segera menarik izin pengelolaan lahan dari 11 investor yang sebelumnya hendak berinvestasi di daerah ini. Sebab, lahan yang dimaksud hingga kini tak dimanfaatkan dan dibiarkan terbengkalai oleh pengusaha.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Merauke, S.P. Tjahjo Purnomo mengatakan usulan pencabutan izin pengelolaan lahan dari 11 investor sudah diajukan kepada bupati.

“Tahun lalu kita ada usulkan 11 perusahaan kepada pimpinan untuk dicabut izinnya. Perusahaan itu bergerak pada bidang pertanian seperti tebu, perkebunan kelapa sawit dan rata-rata perusahaan besar,” ujarnya, Rabu (8/2).

Katanya, belasan investor itu sudah memperoleh izin dari pemerintah, namun selama tiga tahun berturut-turut tidak menggarap lahan yang diberikan. “Kalau untuk perusahaan sawit sebagian masih aktif, tetapi yang tebu ini hampir 75-90 persen tidak berjalan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pencabutan izin, walaupun izin pengelolaan lahan dikeluarkan dari DPMPTSP Kabupaten Merauke. “Kami tidak punya hak untuk mencabut, itu hak pimpinan. Kami hanya punya kewajiban untuk mengusulkan. Sampai sekarang belum dan itu kebijakan pimpinan,” ujarnya.

Menurut dia, pengurusan izin untuk usaha besar atau investor tidak semudah mengurus izin untuk usaha kios atau usaha kecil lainnya.

“Harus melalui pembahasan bersama dengan tim dari berbagai instansi. Harus dicek lahan atau lokasinya apakah sesuai atau tidak dengan pemanfaatannya. Kalau lahan tidak sesuai, mereka merekomendasi bahwa lokasi itu tidak layak. Dan tinggal kami tanda tangan bahwa permohonan ditolak, atau sebaliknya,” pungkasnya. (Ansar/Emanuel)

Advertisement