Rumah Semut di Sota Menjadi Ikon di Perbatasan RI-PNG

Rumah Semut di Sota Menjadi Ikon di Perbatasan RI-PNG

Rumah semut di perbatasan RI-PNG, Distrik Sota, Merauke

Metro Merauke – Kapolsek Sota Polres Merauke, Inspektur Polisi Satu Ma’ruf Suroto mengungkapkan rumah semut yang terdapat di Distrik Sota menjadi salah satu ikon di perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG), selain tugu atau patok batas.

Katanya, rumah semut yang oleh bahasa setempat disebut ‘Musamus’ menjadi perhatian pengunjung untuk dijadikan latar belakang pemotretan.

“Kita mempunyai ikon berupa beberapa rumah semut. Olehnya, saya pagari dengan kawat agar orang tidak merusaki, setelah foto bersama,” kata Iptu Ma’ruf kepada Metro Merauke Selasa (6/2).

Menurutnya, pengunjung yang datang ke tugu perbatasan Sota mencapai 50 orang sehari. Kalau hari libur bisa mencapai 100 orang. Selain warga Merauke, pengunjung juga berasal dari Jawa maupun beberapa daerah lain.

Katanya, pengelolaan taman dalam perbatasan diserahkan kepada karang taruna maupun pemuda untuk menjaga serta merawat. Mereka menyapu daun-daun kering yang jatuh serta sampah lainnya.

Meski pengelolaan diserahkan kepada karang taruna, Kapolsek Sota mengaku setiap hari ia selalu mengontrol sekaligus memantau situasi sekitar di perbatasan. Sejauh ini, kondisinya aman dan terkendali serta tak ada gangguan. “Saya selalu bergandengan tangan bersama Satgas TNI yang melakukan tugas pengamanan di Sota. Juga terus membangun hubungan baik bersama masyarakat setempat,” tandasnya. (LKF/Emanuel)

Advertisement